Implementasi Manajemen Mutu Pendidikan di Pesantren Tahfizh Berbasis Masyarakat: Studi Kasus Pada PPTQ Bale Dakwah An Nabawy

Author


Taufan Iswandi(1Mail),
(1) FKIP, Universitas Gunung Rinjani,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 317KB]  Language: en
Available online: 2026-01-24  |  Published : 2026-01-24
Copyright (c) 2026 Taufan Iswandi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 22 times PDF Downloaded: 3 times

Abstract


Improving educational quality is a strategic priority for developing high-quality human resources, particularly through tahfizh pesantren that serve as centers for forming a Quranic generation with noble character and readiness for dawah. This study aims to describe and analyze the implementation of community-based quality management in education at PPTQ Bale Dakwah An Nabawy. The research adopts a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis is conducted interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that quality improvement at PPTQ Bale Dakwah An Nabawy is achieved through: (1) clear formulation of tahfizh-dawah vision and mission, (2) continuous quality management based on SWOT analysis, (3) active community involvement as partners in dawah and student guidance, and (4) periodic evaluation of Quranic memorization, prophetic morals, and dawah competencies. This model produces Quran memorizers with strong character, independence, and readiness to serve the community.

Keywords



References


Abdul Rauf, A. A. (2001). Kiat sukses menjadi hafizh Qur'an da'iyah. Araska.

Al-Bashir, A. (2016). Applying Total Quality Management Tools Using QFD at Higher Education Institutions in Gulf Area (Case Study: ALHOSN University). Journal of Education and Practice, 7(30), 1-10.

Ariani, D. W. (2003). Manajemen kualitas: Pendekatan sisi kualitatif. Ghalia Indonesia.

Arcaro, J. S. (2006). Pendidikan berbasis mutu (Y. Iriantara, Trans.). Pustaka Pelajar.

Basyit, A. (2018). Implementasi manajemen mutu pendidikan Islam. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 17(1), 187-210.

Daulay, H. P. (2001). Historisitas dan eksistensi pesantren. Tiara Wacana.

Daud, M. (1992). Terjemah hadis shohih Muslim. Widjaya.

Dhofier, Z. (1994). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup. LP3ES.

Departemen Agama RI. (2003). Pondok pesantren dan madrasah diniyah: Pertumbuhan dan perkembangannya. Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.

Fauzi, M. (2019). Tahfizh Al-Qur'an: Kurikulum dan manajemen pembelajaran di Pesantren Tahfizh Darul Qur'an Tangerang Banten [Tesis]. [Institusi tidak disebutkan dalam sumber].

Handayani, D. (n.d.). Pesantren, dinamika, dan tantangan global: Analisis UU. [Sumber tidak lengkap, sesuaikan jika ada].

Jauch, L. R., & Glueck, W. F. (1994). Manajemen strategis dan kebijakan perusahaan (edisi ketiga) (M. & H. Sitanggang, Trans.). Erlangga.

Madjid, N. (1987). Islam kemodernan dan ke-Indonesiaan. Mizan.

Mastuhu. (1994). Dinamika sistem pendidikan pesantren: Suatu kajian tentang unsur. INIS.

Masyhudi, S. (2003). Manajemen pondok pesantren. Diva Pustaka.

Muhadjir, N. (2002). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.

Nasution, S. (1995). Kurikulum dan pengajaran. Bina Aksara.

Nata, A. (2001). Sejarah pertumbuhan dan perkembangan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Grasindo.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Sinar Grafika.

Wiryokusumo, I., & Mulyadi, U. (1988). Dasar-dasar pengembangan kurikulum. Bina Aksara.

Yatimah, D. (n.d.). Manajemen pendidikan pesantren dalam upaya peningkatan mutu santri. Jurnal el-Hikmah Fakultas Tarbiyah UIN Maliki Malang, 9(1).

Yunus, M. (1993). Sejarah pendidikan Islam. Hidakarya Agung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.