Author
Anggun Adi Syafila(1
(1) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
(2) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(3) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(4) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(5) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(6) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa/I Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
| Article Analytic |
Available online: 2023-07-13 | Published : 2023-07-13
Copyright (c) 2023 Anggun Adi Syafila, Apzur Rohimah Putri, Devi Rani Said Putri, Muhammad Iqbal Amin, Nurul Altika, Syahfina Agustin
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 734 times
PDF Downloaded: 988 times
Abstract
Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki oleh manusia dan berpengaruh negatif terhadap kesehatan. Dalam putusan MentriTenaga Kerja Nomor Kep-51/MEN/1999 mengenai penilaian ambang batas faktor fisika dilokasi bekerja ditetapkan NAB kebisingannya dengan besar 85 dBA dengan masikmal waktu 8 jam dalam satu hari dan 40 jam dalam satu minggu. Tinjauan literature Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko paparan kebisingan terhadap kesehatan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan pengumpulan jurnal melalui database online seperti Google dan Google Scholar. Kriteria inklusi seperti tahun artikel dalam kurun waktu 2017-2022. Jurnal yang tidak memenuhi kriteria tersebut maka akan dieksklusi, sehingga didapatkan 6 jurnal yang akan di riview. Kemudian jurnal dianalisis satu persatu dengan mencari kesamaan dan perbedaan jurnal lalu ditarik kesimpulan.
Keywords
References
Sugiharto, D. &. (2017). Kebisingan Dan Gangguan Psikologis Pekerja Weaving Loom Dan Inspection Pt. Primatexco Indonesia. JHE (Journal of Health Education), 2(2), 130–137.
Indriyanti, L. H., Wangi, P. K., & Simanjuntak, K. (2019). Hubungan Paparan Kebisingan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Pekerja. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1), 36. https://doi.org/10.24853/jkk.15.1.36-45
Abjasiqo, M. Y., Winarko, W., & Sari, E. (2021). Pengaruh Kebisingan, Umur, Masa Kerja, Lama Paparan Dan Penggunaan Alat Pelindung Telinga Pada Tenaga Kerja Di Perusahaan Kabel Otomotif. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(2), 98. https://doi.org/10.26630/rj.v14i2.2165
Pradipta, I. ; H., & Lina, Y. (2021). Pengaruh Kebisingan Terhadap Tingkat Kelelahan Kerja PT. PERTAMINA HULU MAHAKAM Area Peciko Offshore. Jurnal IDE K3, 1(1), 9–16. http://jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/idek3/article/view/175
Dewi Yunita Sembiring, T. N. U. (2022). Kebisingan dan Stres Kerja pada Karyawan SPBU Kecamatan Medan Area Dewi Yunita Sembiring. 13(April), 353–356.
Sinambela, E. A., & Mardikaningsih, R. (2022). EFEK TINGKAT KEBISINGAN PADA MASALAH PENDENGARAN PADA PEKERJA. 11, 240–244. https://doi.org/10.22225/pd.11.2.5315.240-244
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








