Analisis Hukum Terhadap Legalitas dan Implikasi Ekspor Pasir Laut Dalam Perspektif Hukum Tata Ruang dan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023

Author


Fauzan Azima Faturachman(1Mail), Maudy Anjani(2), Vasco Javarison Zacharias(3), Rafel Maita(4), Mahipal M(5),
(1) Universitas Pakuan Bogor, Indonesia,
(2) ,
(3) ,
(4) ,
(5) ,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 64KB]  Language: en
Available online: 2025-01-16  |  Published : 2025-01-16
Copyright (c) 2025 Fauzan Azima Faturachman, Maudy Anjani, Vasco Javarison Zacharias, Rafel Maita, Mahipal M
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 71 times PDF Downloaded: 51 times

Abstract


The exploitation of marine sand as a high-value natural resource has sparked debate in Indonesia, particularly after the issuance of Government Regulation Number 26 of 2023, which regulates the export of marine sand. This policy legally permits the export of marine sand under specific conditions, yet concerns arise regarding its impact on coastal ecosystems and spatial planning, potentially disrupting environmental balance and affecting coastal communities. This study aims to assess the legality of this policy from the perspective of spatial and environmental law and to analyze its implications for marine environmental sustainability. Using a normative juridical approach, the research examines relevant regulations and legal principles. Findings indicate that although the marine sand export policy is legally grounded, its implementation poses significant risks of marine ecosystem degradation, coastal erosion, and changes to coastal spatial planning. Therefore, strict monitoring of this policy is essential to mitigate adverse environmental impacts.


Keywords


Export, law, environmental, Government Regulation Number 26 of 2023.

References


Al Idrus, N. F. (2022). Dampak Politik Hukum dan Respon Masyarakat atas Pembaharuan Undang-Undang Minerba. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 3(2), 114-127.

Amir, N. (2018). Aspek Hukum Pengaturan Tata Ruang Terhadap Alih Fungsi Lahan Dalam Rangka Pembangunan Nasional. Jurnal Justiciabelen, 1(1), 120-144.

Aniscasary, S., & Ramasari, R. D. (2022). Tinjauan yuridis kekuatan hukum sertifikat tanah elektronik berdasarkan peraturan menteri agraria dan tata ruang nomor 1 tahun 2021. Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan, 1-14.

Arianto, H. (2017). Urgensi Perlindungan Ekosistem Laut Terhadap Bahaya Ilegal Fishing. Lex Jurnalica, 14(3), 184-191.

Hakim, E. R. (2020). Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia Dalam Aspek Kepidanaan. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 11(1), 43-54.

Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Sekretariat Negara, Jakarta.

Indonesia. (2023). Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023.

Laily, F. N. (2022). Penegakan hukum lingkungan sebagai upaya mengatasi permasalahan lingkungan hidup di indonesia. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 21(2), 17-26.

Munandar, M., & Kusumawati, I. (2017). Studi analisis faktor penyebab dan penanganan abrasi pantai di wilayah Pesisir Aceh Barat. Jurnal Perikanan Tropis, 4(1), 47-56.

Purba, B., Tarigan, D. R., & Ginting, R. O. (2024). Analisis Kebijakan Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara. Economic Reviews Journal, 3(3), 1071-1078.

Raffiudin, R. (2023). Praktik Oligarki dalam Pertambangan Pasir Laut Pada Reklamasi Makassar New Port. VOX POPULI, 6(1), 50-65.

Risqi, D. M. (2022). Penegakan Hukum Lingkungan. JHP17 (Jurnal Hasil Penelitian), 6(2), 39-44.

Satmaidi, E. (2015). Konsep deep ecology dalam pengaturan hukum lingkungan. Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 24(2), 192-105.

Sumardita, I. M. A. (2021). Kajian Perubahan Pemanfaatan Lahan di Pesisir Desa Kelan Kelurahan Tuban Kecamatan Kuta Kabupaten Badung. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10(2), 280-296.

Tuhulele, P. T. (2014). Kebakaran Hutan di Indonesia dan Proses Penegakan Hukumnya Sebagai Komitmen dalam Mengatasi Dampak Perubahan Iklim. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 3(2).

Wahyudin, Y. (2019). Kajian Hukum Penerapan Penilaian Kerugian Lingkungan Hidup Di Wilayah Pesisir Indonesia (Law Study on the Application of Environmental Loss Assessment in the Coastal Zone of Indonesia).

Zaini, Z. D. (2011). Implementasi pendekatan yuridis normatif dan pendekatan normatif sosiologis dalam penelitian ilmu hukum. Pranata Hukum, 6(2), 26707.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.