Teori Inklusif dan Pluralisme Agama (Telaah Kritis atas Berbagai Pendapat Para Tokoh)

Author


Mena Bahrah(1Mail), Barsihannoor Barsihannoor(2), Mahmuddin Mahmuddin(3),
(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 451KB]  Language: id
Available online: 2025-01-09  |  Published : 2025-01-09
Copyright (c) 2025 Mena Bahrah, Barsihannoor Barsihannoor, Mahmuddin Mahmuddin
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 55 times PDF Downloaded: 1349 times

Abstract


Pada titik inilah, lahir teori Pluralisme Agama yang menuai banyak kontroversi di kalangan cendekiawan baik di barat maupun di kalangan Muslim. Semangat pluralisme ini terus disuarakan oleh berbagai pihak dengan berbagai kepentingannya. Pluralisme yang baru-baru ini disuarakan oleh kalangan pemikir barat mencoba menyetarakan kedudukan Agama-agama, dan memandang semua agama memiliki peluang untuk memberikan keselamatan bagi pemeluknya, dengan tujuan menghilangkan sikap ekslusif bagi para pemeluk agama, dan sebagai upaya menumbuh kembangkan toleransi antar umat beragama yang pada saat ini sangat sarat dengan konflik antar agama. Muhammad Legenhausen berpendapat, semulia apa pun tujuan mereka yang telah mengampanyekan Pluralisme Agama dan sedalam apapun simpati kita pada perjuangan mereka melawan intoleransi yang telah berurat berakar, kenyataannya adalah bahwa proyek teologis mereka gagal. Dan kegagalan itu tidak ditemukan dalam filosofi politik liberal. Islam dengan dalil Al-Qurannya memiliki teori tersendiri tentang pluralisme agama ini, karena ini bukanlah sesuatu yang asing dan baru menurut Islam. Agama Yahudi dan Nasrani yang kini, dianggap memiliki keyakinan yang bathil, meskipun demikian, Tuhan tidak akan menolak mereka untuk membalas mereka dengan ganjaran yang sesuai. Dalam Al-Quran bahkan pahala dijanjikan kepada kaum Shabiin yang disepakati oleh banyak mufassir sebagai para penyembah bintang, mengingat mereka mengimani Allah dan hari akhir serta beramal saleh.


Keywords


Teologi; Pendidikan Inklusif; Pluralisme

References


A. Hanafi, Pengantar Theologi Islam, (Jakarta, Al-Husna, 1980

Abd. Moqsith Ghazali, Argumentasi Pluralisme Agama (Depok, Kata Kita, 2009),

Abu Bakar, Argumen Al-Quran tentang Eksklusivisme, Inklusivisme, dan Pluralisme, jurnal Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, Vol. 8, No. 1, Januari-Juni 2016

Ahmad Baso, Agar Tidak Me-mayoritas-kan-diri Tentang Islam, Pluralisme & HAM Kultural. Dalam Nilai-Nilai Pluralisme dalam Islam Bingkai Gagasan yang bergerak, (Bandung, Penerbit Nuansa dengan fatayat NUdan The Fod Foundation, 2005),

Ahmad Hanafi, Teologi Islam (Ilmu Kalam), (PT Bulan Bintang, Jakarta, 2001

Alwi Shihab, Nilai-nilai Pluralisme dalam islam Sebuah Pengantar. Dalam Nilai-Nilai Pluralisme dalam Islam Bingkai Gagasan yang bergerak, (Bandung, Penerbit Nuansa dengan fatayat NUdan The Fod Foundation, 2005

Dennis Bielfeldt, Pluralisme, dalam J. Wentzel Vrede Van Huyssteen (Ed) Ensiklopedia Sains dan Agama, (New York: Thomson Gale, 2003

E. Kusnandiningrat, Teologi dan Pembebasan : Gagasan Islam Kiri Hasan Hanafi, (Jakarta, Logo, 1999

Eka Nam Sihombing, dan Cynthia Hadita, Penelitian Hukum, (Malang: Intrans Publishing, 2022

Eko Sumadi, Membangun Keberagamaan Inklusif Melalui Konseling Multi Kultural, (Jawa Tengah, STAIN Kudus Jawa Tengah Indonesia, Vol. 7, No.1, Juni 2016

Fita Purisna Ardianti, Pemikiran Pendidikan Islam Perspektif Azyumardi Azra (Skripsi), (Malang, Universitas Islam Negeri Mau Lan A Malik Ibrahim, 2015

Gavin D?Costa, Theology of Religion, dalam David F. Ford, The Modern Theologians: An Introduction to Christian Theology in the Twentieth Century, Vol.2 New York: Basil Blackwell,

Kuntowijoyo, Paradigma Islam Interpretasi Untuk Aksi, (Mizan, Bandung, 1991), h. 286

M. Baharudin, Kritik atas Corak Pemikiran Teologi Islam KH. Siradjuddin Abas, (Bandar Lampung, Harakindo, 2018

Maria Ulfa, Mencermati Inklusivisme Agama Nurcholish Madjid (Vol. 11, No. 2, September 2013

Nurcholis Madjid, Kebebasan Beragama dan Pluralisme dalam Islam,; dalam Komarudin Hidayat & Ahmad Gaus AF, Passing Over: Melintasi Batas Agama, (Jakarta, Gramedia-Pramadina, 1998

Zain Abidin, Islam Inklusif: Telaah Atas Doktrin Dan Sejarah (Jakarta, Binus University, Humaniora, 2013


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.