Teori Penemuan Filsafat Hukum Islam: Teori Ta'lil

Author


Junaedi Hasyim(1Mail), Achmad Mursyahid(2), Rahmatiah HL(3),
(1) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(2) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,
(3) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 239KB]  Language: id
Available online: 2025-01-09  |  Published : 2025-01-09
Copyright (c) 2025 Junaedi Hasyim, Achmad Mursyahid, Rahmatiah HL
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 191 times PDF Downloaded: 120 times

Abstract


Teori Ta'lil dalam filsafat hukum Islam merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada pencarian rasionalitas dan hikmah di balik setiap ketentuan syariat. Teori ini bertujuan untuk memahami esensi hukum, bukan semata-mata teks literal, tetapi juga tujuan-tujuan mendasar (maqashid syariah) yang ingin dicapai. Penelitian ini membahas konsep dasar teori Ta'lil, landasan filosofis, serta aplikasinya dalam konteks penemuan hukum Islam. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, penelitian ini menguraikan hubungan antara 'illah (sebab hukum) dan hikmah sebagai dasar penetapan hukum yang relevan dalam menghadapi dinamika sosial masyarakat. Teori Ta'lil memberikan fleksibilitas dalam penerapan hukum Islam agar tetap relevan, tanpa mengesampingkan otoritas wahyu. Studi ini menyimpulkan bahwa teori Ta'lil berperan penting dalam menyeimbangkan aspek normatif dan realitas praktis, sehingga memungkinkan hukum Islam menjawab kebutuhan zaman dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip universal syariah.


Keywords


Teori Ta'lil, filsafat hukum Islam, maqashid syariah, penemuan hukum, relevansi hukum

References


Abdul Qadir Ibn Badran, Al-Madkhal ila Mazhab Imam Ahmad Ibn Hambal, (Beirut: Muassasah ar-Risalah, 1985),

Abu Husein al-Basri, Al-Mutamad, edisi Muhammad Humaidillah (Damaskus: al-Mahad al-Ali al-Farnisi, 1965)

Ahmad Rofiq, Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia, (Yogyakarta: Gama Media, 2001) h..98-99

Andre Ata Ujan, Keadilan dan Demokrasi: Telaah Filsafah Politik John Rawls (Yogyakarta: Kanisus, 2001),

Beni Ahmad Saebani, Filsafat Hukum Islam (Bandung: Penerbit Pustaka Setia, 2008),

Eka Nam Sihombing, dan Cynthia Hadita, Penelitian Hukum, (Malang: Intrans Publishing, 2022

Endang Saefuddin Anshari, Ilmu, Filsafat dan Agama (Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1987),h

Harold H. Titus, dkk. Persoalan-Persoalan Filsafat, Alih Bahasa M. Rasjidi (Jakarta: Bu- lan Bintang, 1984)

Ibn Hazm, Al-Ihkam fi Usul al-Ahkam, (Kairo: Dar al-Hadis, 1968),

John Rawls, A Theory of Justice (Cambridge: Belknap Press, 1999),

John Rawls, Teori Keadilan Dasar-Dasar Filsafat Politik Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial Dalam Negara Penerjemah Uzair Fauzan dan Heru Prasetyo ( Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011

Joseph Schacht, An Introduction to Islamic Law, (London: Oxford University Press, 1965),

Louay Safi, Ancangan Metodologi Alternatif: sebuah Refleksi Perbandingan Metode Penelitian Islam dan Barat, Alih Bahasa, Imam Khoiri, (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2001).

Sirajuddin Zar, Filsafat Islam Filosof dan Filsafatna, (Jakarta : Rajawali Pers, 2004)

Syamsul Anwar, Pengembangan Metode Penelititan Hukum Islam, dalam Anurrofiq (ed), Mazhab Jogja; Mengagas Paradigma Ushul Figh Kontemporer, (Yogyakarta: Ar-Ruzz, 2002)

Tim Dosen UGM, Filsafat Ilmu, (Yogyakarta, Penerbit Liberty bekerjasama dengan YP Fakultas UGM, 1996),


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.