Komparasi Model Pembelajaran Open Ended Dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau Dari Resiliensi Matematis Siswa

Author


Karina Eka Putri(1Mail), Iwit Prihatin(2), Utin Desy Susiaty(3),
(1) Program Studi Pendidikan Matematika, IKIP PGRI Pontianak, Jl. Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak, Kalimantan Barat,
(2) Program Studi Pendidikan Matematika, IKIP PGRI Pontianak, Jl. Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak, Kalimantan Barat,
(3) Program Studi Pendidikan Matematika, IKIP PGRI Pontianak, Jl. Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak, Kalimantan Barat,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 236KB]  Language: en
Available online: 2024-02-21  |  Published : 2024-02-21
Copyright (c) 2024 Karina Eka Putri
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 146 times PDF Downloaded: 114 times

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dan bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 05 Sandai Ketapang. Subjek penelitian yaitu kelas VII A dengan jumlah siswa 32 dan kelas VII B dengan jumlah siswa 32. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan penerapan model pembelajaran Open Ended dan Problem Posing terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dan alat pengumpul data adalah komunikasi tak langsung berupa angket dan pengukuran berupa tes kemampuan berpikir kreatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji anava dua jalan dengan sel tidak sama. Hasil penelitian ini sesuai dengan hipotesis. Hasil analisis variansi dua jalan sel tak sama menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara siswa dengan resiliensi tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan uji pasca anava dengan metode scheffe diperoleh F.1-.2 = 3,2587; F.1-.3 = 1,5729; F.2-.3 = 1,2247; DK = {F│F< 3,155}. Dari hasil perhitungan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama diperoleh nilai Fab = 3076,85 < F0,05;2;58 = 3,15 maka H0AB diterima sehingga tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan resiliensi matematis siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.

Keywords


Open Ended, Problem Posing, Kemampuan Berpikir Kreatif, Resiliensi Matematis.

References


Agustia, Luti. (2016). Implementasi Model Reciprocal Teacing Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Materi Himpunan Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Belitang Hilir Kabupaten Sekadau IKIP-PGRI Pontianak (Skripsi Tidak Diterbitkan)

Anharelvinov.blogspot.co.id. 2015. Pembelajaran Matematika. (online), http://anharelvinov.blogspot.co.id/2015/06/pembelajaran-matematika-dengan.html (diakses 3 Maret 2017).

Ansori, Abdurrahman dan Yunio Hindriyanto. 2020. Analisis Kemampuan

Koneksi Ditinjau Berdasar pada Kemampuan Resiliensi Matematis. JKPM

(Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol. 5 No. 2

Asriningsih, T. M. (2014). Pembelajaran Problem Posing Untuk Meningkatkan

Kemampuan siswa pada aspek berpikir kreatif. Gamatika, 5(1).

Badriyah, J. (2010). Penerapan problem posing pada pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas viii-c smpn 4 malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: FMIPA UM.

Bonotto, Cinzia. (2010). Realistic Mathematical Modelling and Problem Posing.

Balya, Ahmad. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Open Ended Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Listrik Dinamis Kelas X MAN. Skripsi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Demak: UIN Walisongo Yogyakarta, 2015.

Bdkpadang.kemenag.go.id. Model Pembelajaran Open-Ended dalam Pembelajaran Matematika. (online),http://bdkpadang.kemenag.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=569:yusmarn&catid=41:top-headlines (diakses 3 Maret 2017).

Becker,J.P & Shimada, S. (1998). The open-ended approach: a new proposal or teaching matematics. Reston, Virginia: National Council of Teachers of Mathematics

Brown, S.I. & Walter, M.I. (2005). The art of problem posing (3th ed). Mahwah, New Jersey London.: LEA

Diyanah, M. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Pada Aspek Berpikir Kreatif Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa Melalui Model Pembelajarab Problem Posing (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Endriana, N. (2010). Perbandingan Pendekatan Open Ended Dengan Problem Possing dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Belajar Siswa SMA/MA Nahdlatul Wathan (NW) Narmada. Educatio, 5(2), 54-74.

Firda F. Muhardjito & Asim, Pengembangan Instrumen Penilian Reading Comprehension Materi Energi untuk Mendiagnosis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP, (Jurnal Tidak Dipublikan, Jurusan Fisika, MIPA, Universitas Negeri Malang, 2014, h.1.-9).

Iman, Stefani Ayuning dan Dani Firmansyah. 2019. Pengaruh Kemampuan

Resiliensi Matematis Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Unsika,

(Universitas Singapebangsa: Karawang)

Johnston-Wilder, S. & Lee, C. (2010an). “Mathematical Resilience”. Mathematics Teaching, 218, 38-41

Kurnia dkk. 2018. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa SMP diTinjau dari Resiliensi Matematik. (JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, Vol. 1 No. 5)

Mustikasari , M., Zulkardi, Z.,& Aisyah, N. (2010). Pengembangan Soal-Soal Open-Ended Pokok Bahasan Bilangan Pecahan di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2).

Puspitasari , Lilik. 2014. “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Hasil Belajar Matematika”. Skripsi. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Tadris Matematika, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Tulungagung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.