Author
Aulia Mardiana(1
(1) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(2) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(4) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
(5) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara,
| Article Analytic |
Available online: 2024-01-06 | Published : 2024-01-06
Copyright (c) 2024 Aulia Mardiana, Abdul Gani Jamora Nasution, Elisa Febriyanti, Nur Azizah Siregar, Kesi K
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 377 times
PDF Downloaded: 385 times
Abstract
Tradisi merupakan sebuah kebiasaan masyarakat yang telah dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari suatu kehidupan kelompok masyarkat, suatu negara, kebudayaan, waktu maupun agama. Terkait dengan prosesi pernikahan yang berlaku di masyarakat melayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah dengan cara observasi dan wawancara mendalam untuk data primer dan perpustakaan untuk mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa prosesi upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan, yakni dimulai dari merisik-risik, menjarum-menjarum, melamar, mengantar tanda, menerima antaran, menggantung-gantung, mengukus (membuat tabak), berandam, bertomat (khatam alqur'an), akad nikah/ijab, cecah inai, berinai, hari langsung/ resepsi pernikahan, makan nasi hadap-hadapan, mandi dan main suruk-surukan, mengantar nasi, dan menyembah berkunjung.
Â
Keywords
References
Norhuda Salleh, (2014), Tepak Sirih: Komunikasi Bukan Lisan Dalam Adat Pernikahan Melayu, Malaysian Journal Of Communication, Jilid 30
Nurjannah, (2016), Akulturasi Budaya Pada Upaca Perkawinan Masyarakat Jawa Di Desa Perlis Kecamatan Brandan Barat, Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya, 2(2)
Abdul Gani Jamora Nasution dkk, (2023), Tepung Tawar Pada Pernikahan Adat Melayu: Studi Terhadap Masyarakat Melayu Di Labuhan Batu Selatan, Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora (JURRISH), Vol. 2(1)
Reza Suhendri Tarigan dkk, (2022), Makna Simbolik Tradisi Makan Hadap-Hadapan Pada Suku Melayu Di Kota Binjai, Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol. 6(2)
Taslim Batubara dkk, (2022), Tradisi Tepun Tawar: Integrasi Agama Dan kebudayaan Pada Masyarakat Melayu Di Sumatera Utara, Local History & Heritage, Vol. 2(1)
Mailin, (2017), Akulturasi Nilai Budaya Melayu Dan Batak Toba Pada Masyarakat Melayu Kota Tanjung Balai Asahan, Jurnal Miqot, 41 (1)
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








