Pemikiran Hukum Islam K.H. Abdurrahman Wahid : Agama dan Negara, Pluralisme, Demokratisasi, dan Pribumisasi

Author


Muh.Awaluddin Kadir(1Mail), Fatmawati F(2), Lomba Sultan(3),
(1) Pascasarjana Universitas islam Negeri Alauddin Makassar,
(2) Pascasarjana Universitas islam Negeri Alauddin Makassar,
(3) Pascasarjana Universitas islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 262KB]  Language: en   [File Size: 262KB]  Language: en
Available online: 2024-01-01  |  Published : 2024-01-01
Copyright (c) 2024 Muh.Awaluddin Kadir, Fatmawati F, Lomba Sultan
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 245 times PDF Downloaded: 105 times PDF Downloaded: 95 times

Abstract


Sosok Abdurrahman Wahid merupakan sosok yang unik dan pemikirannya tergolong tipikal. Bagi kebanyakan orang, beliau dikategorikan sebagai non- tradisionalis konservatif, bukan pula modernis Islam. Akan tetapi, dia seorang pemikir Muslim, seorang pemimpin organisasi Islam berbasis tradisi, dan seorang cendikiawan inovatif yang melahirkan banyak karya intelektual; di antaranya: pemikiran mengenai hubungan agama dan Negara, pluralime, demokratisasi dan pribumisasi.


Keywords


Agama, liberalisme, pluralisme, demokratisasi dan pribumisasi.

References


Al-Brebesy, Ma'mun Murod. Menyingkap Pemikiran politik Gusdur dan Amin Rais tentang Negara. Cet. I; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.

Baso, Ahmad. Pelesetan Lokalitas. Cet. I; Jakarta Disantara, 2002.

Esposito Jhon L. dan Jhon O. Voll. Makers of Contemporary Islam, diterjemahkan oleh Sugen Harianto, at. al, Tokoh Kunci Gerakan Islam Kontemporer. Cet. I; Jakarta: PT. Raja Garafido Persada, 2002.

Malik Dedy Djamaluddin. dan Idy Subandi Ibrahim. Zaman Baru Islam Indonesia. Cet. I; Bandung: Mizan, 1998.

Ngatawi, Al-Zastrow. Gusdur Siapasih Sampeyan. Cet. II; Jakarta: PT Glora Aksara Pratama, 1999.

Remage, Douglas E. Demokratisasi, Toleransi Agama dan Pancasila: Pemikiran Politik Abdurrahman Wahid, dalam Greg Fealy dan Greg barton, Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul Ulama-Negara. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1997.

Remage, Douglas E. Demokratisasi, toleransi agama dan pancasila; pemikiran politik Abdurrahman Wahid, dalam Greg Fealy dan Greg Barton, Tradisionalisme Radikal; Persingungan Nahdatul Ulama-Negara. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1997.

Suzeno, Frans Magnis. Pembawa Bangsa Pasca Tradisional, dalam INCRES, Beyond The Symbols Jejak antropologis Pemikiran dan Gerakan Gusdur. Cet. I; Bandung; Remaja Rosda Karya, 2000.

Th. Sumartana. Penebar Pluralisme dalam INCRES, Beyond the Symbols Jejak Antropologis Pemikiran dan Gerakan Gusdur. Cet. I; Bandung: Remaja Rosda Karya, 2000.

Wahid, Abdurrahman. Tuhan tidak Perlu Dibela. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

Wahid, Abdurrahman. Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Cet. II; Jakarta: Desantara, 2001

Wahid, Abdurrahman . Prisma Pemikiran Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

Wahid, Abdurrahman. Prisma Pemikiran Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

Wawancara Wartawan Forum dengan Gusdur dengan judul "Negeri ini kaya dengan calon Presiden" dalam Tabayun Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS; 1998.

Wawancara wartawan Matra dengan Gusdur dengan judul "Saya nomor tiga tentang suksesi NU, ICMI dan Pak Harto" dalam tabayun GusDur (Cet. I; Yoqyakata: LKiS, 1998) h. 46.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.