Pengaruh Pemberian Bubuk Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di Universitas Aisyiyah Surakarta

Author


Shinta Selvianika(1Mail), Rita Riyanti Kusumadewi(2),
(1) , Indonesia
(2) , Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 338KB]  Language: ind
Available online: 2026-08-04  |  Published : 2026-08-04
Copyright (c) 2026 Shinta Selvianika, Rita Riyanti Kusumadewi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 71 times PDF Downloaded: 4 times

Abstract


Adolescent girls are at a higher risk of decreased hemoglobin levels due to increased iron requirements during growth and menstruation. Low hemoglobin levels can lead to impaired concentration, reduced physical fitness, and limitations in daily activities. Moringa oleifera leaves contain iron, vitamin C, vitamin A, and protein, all of which play important roles in hemoglobin synthesis, making them a potential nutritional intervention to increase hemoglobin levels in adolescent girls. This study aimed to determine the effect of Moringa oleifera leaf powder supplementation on hemoglobin levels among female students at Universitas Aisyiyah Surakarta. This study employed a pre-experimental design using a one-group pretestposttest approach. The sample consisted of 22 adolescent girls selected through simple random sampling. Hemoglobin levels were measured before and after the administration of Moringa oleifera leaf powder for seven days. Data were analyzed using the Paired Samples t-Test with a 95% confidence level. The mean hemoglobin level before the intervention was 11.945 g/dL, which increased to 13.545 g/dL after the intervention, with a mean increase of 1.600 g/dL. The results of the Paired Samples t-Test showed a p-value of <0.001, indicating a statistically significant difference in hemoglobin levels before and after the administration of Moringa oleifera leaf powder.

Keywords


Moringa oleifera leaf powder; hemoglobin; adolescent girls; anemia; Moringa oleifera

References


Amanta, L. (2025). Anemia pada anak usia 514 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Bahrin Sungailiat tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6, 27572768. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.41048

Arethusa, G. R. C. (2025). Pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar Hb remaja putri di SMK 1 Temon. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. https://eprints.poltekkesj

Beta, B., Dalam, L., Kadar, M., Hb, H., Remaja, P., Royhanaty, I., & Suciati, N. A. (2023). Journal of Health (JoH). 1(2), 209218.

Chandra. (2023). Gambaran penggunaan media buku saku untuk pencegahan anemia pada siswi SMA di Kota Makassar.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2025). Data prevalensi anemia remaja putri Jawa Tengah tahun 2024. Semarang.

Ernawati, D. (2023). Pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di Pondok Pesantren Al-Munawwir. 6(12), 19831994. https://doi.org/10.56

Handayani, S., Pratiwi, Y. S., Soekmawaty, D., & Ariendha, R. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri.

Hastuty, Y. D., & Medan, P. K. (2022). Ekstrak daun kelor dan efeknya pada kadar hemoglobin remaja putri. JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 17(1), 26543427. https://doi.org/10.36086

Hidayat, M. M., & Wijaya, R. A. S. K. (2024). Hubungan status gizi dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMAN 6 Cimahi. Journal of Social Science Research, 4, 38133822.

Marselina, F., Sofiyanti, I., Adelene, Suryani, R., Pratiwi, R., & Karyani, T. (2022). Studi literatur: penyebab terjadinya anemia pada remaja putri. Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 1(2), 544556.

Napitupulu, R. K., Rambert, G. I., & Berhimpon, S. L. E. (2025). Gambaran kadar hemoglobin dan indeks eritrosit pada wanita hamil trimester 3 di Kota Manado. Syntax Liter-ate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(4), 43164324.https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i4.56799

Nurgatika, S. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024.

Sari, Y. D. P. (2024). Gambaran kadar hemoglobin (Hb) pada mahasiswa dengan kebiasaan sarapan dan tidak sarapan. Edu Research IICLS, 5(1), 7080.

Sitepu, T. J., Pangestu, G. K., & Febriyani, P. A. (2025). Efektivitas pemberian ekstrak daun kelor kombinasi Fe dan Fe terhadap peningkatan Hb remaja putri di Poltekes TNI AU Ciumbuleuit Bandung 2024. 4(3), 11951202. https://doi.org/10.54082/jupin.496

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Swastika, W., & Hidayati, L. (2024). Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Surakarta.

Wahyuni, I. T., Rofiah, K., Nirwana, B. S., Ningtyas, Y. W., & Putri, E. D. (2026). Pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap perbaikan kadar hemoglobin pada mahasiswa kebidanan dengan anemia. 19(10), 33393345. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.2190

Wahyuni, S., & Syamiyah, N. (2024). Systematic review hubungan antara status gizi dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Journal of Baja Health Science, 4(1), 1729. https://doi.org/10.47080/joubahs.v4i01.2777

Yanti, R. D., Asiani, G., & Harokan, A. (2024). Analysis of the incidence of anemia in high school adolescent girls in the working area of Palembang. Ilmiah. https://doi.org/10.36085/avicenna.v

Yulianti, A., Aisyah, S., & Handayani, S. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada remaja putri. Lentera Perawat, 5(1), 1017. https://doi.org/10.52235/lp.v5i1.276


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.