Analisis Strategi Indonesia dalam Isu Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Hubungan IndonesiaAustralia

Author


M. Faiz Intisar Lukvi(1Mail),
(1) Hubungan Internasional, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 217KB]  Language: en
Available online: 2026-06-24  |  Published : 2026-06-24
Copyright (c) 2026 M. Faiz Intisar Lukvi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 28 times PDF Downloaded: 7 times

Abstract


The IndonesiaAustralia relationship is a complex and dynamic bilateral relationship in which human rights (HR) issues frequently become points of diplomatic tension. This article analyzes strategies that Indonesia can employ to gain greater advantage in human rights issues at the bilateral level with Australia. Through a qualitative approach based on literature review and foreign policy analysis, this study identifies three main strategies: (1) normative diplomacy and narrative balancing, (2) strengthening practical IndonesiaAustralia cooperation on human rights, and (3) strengthening domestic capacity as a bargaining instrument. The analysis reveals that these three strategies can synergistically enhance Indonesia's international credibility, strengthen its bargaining position in bilateral dialogue, and prevent human rights issues from being used as tools of political pressure by external parties. The implications of this study underscore the importance of a holistic approach that integrates internal reform with external diplomatic strategy to position Indonesia as an equal, competent, and trusted partner for Australia on human rights matters.

Keywords



References


Adetyaningrum, I. (2024). Peran Kerja Sama Indonesia-Australia di Kawasan Indo-Pasifik: Studi Kasus Pemerintahan Joko Widodo 20142023 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Almubaroq, I. H. Z., Perwita, A. A. B., Sarjito, I. A., Asmoro, R. D., Purwantoro, I. S. A., Hartono, U., ... & Dewanto, I. H. (2025). Mengelola Ketidakpastian: Strategi Pertahanan di Tengah Dinamika Global. Indonesia Emas Group.

Athahirah, A. U., & Nurdin, N. (2022). Hak Asasi Manusia (HAM), Gender dan Demokrasi: Sebuah Tinjauan Teoritis dan Praktis.

Hidayat, A., & Yuliestiana, A. D. T. (2024). Memaknai Transnasionalisme: Agen, Struktur, dan Proses dalam Politik Global. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Islam, F. D. N., Vergiawan, G., & Zaluchu, F. H. N. (2024). Upaya Penanggulangan Perdagangan Orang di Indonesia: Tinjauan terhadap Kebijakan dan Kinerja Pemerintah. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 19611971.

Margaretha, V. (2025). Reformasi Regulasi untuk Mempermudah Proses Berusaha di Indonesia. SenHIB: Seminar Nasional Hukum dan Investasi Berkelanjutan, 1(1), 1735.

Nainggolan, P. P. (2014). Aktivitas Internasional Gerakan Separatisme Papua. Kajian, 19(3), 181199.

Nainggolan, P. P. (2018). Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Permatasari, T., Hijroti, Z., Aulia, N., Millah, S., Putri, D. R., & Amali, A. F. (2025). Sejarah Perkembangan Demokrasi dan Pelembagaan Demokrasi. Kramantara JS.

Putra, M. F. M., Judijanto, L., Yulianingrum, A. V., Handayani, F., Angrayni, L., Maudina, D., & Thesia, E. H. (2024). Hak Asasi Manusia: Landasan, Perkembangan dan Tantangan. PT. Green Pustaka Indonesia.

Tambunan, B. (2024). Strategi Diplomasi Indonesia dalam Mengatasi Ketegangan Hubungan Bilateral dengan Vanuatu atas Indikasi Pelanggaran HAM di Papua (Doctoral dissertation, Universitas Komputer Indonesia).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.