Pengaruh Fish Bank Bamboo Terhadap Kelimpahan Sumberdaya Ikan di Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi

Author


Herman Puji Effendi(1Mail), Ernik Yuliana(2), Nurmala Pangaribuan(3),
(1) Program Studi Manajemen Perikanan, Fakultas Sekolah Pascasarjana (S2), Universitas Terbuka Surabaya Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur,
(2) Program Studi Manajemen Perikanan, Fakultas Sekolah Pascasarjana (S2), Universitas Terbuka Surabaya Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur,
(3) Program Studi Manajemen Perikanan, Fakultas Sekolah Pascasarjana (S2), Universitas Terbuka Surabaya Kali Rungkut, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 312KB]  Language: en
Available online: 2026-05-03  |  Published : 2026-05-03
Copyright (c) 2026 Herman Puji Effendi, Ernik Yuliana, Nurmala Pangaribuan
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 17 times PDF Downloaded: 13 times

Abstract


The utilization of fish resources which is not environmental friendly can impact aquatic ecosystems damage, mainly fish habitats damage such as coral reefs. Damage coral reefs resulted in decreasing in fish resources, it this case the reefs has a function as a spawning ground, nursery ground, and feeding ground. The decreasing of fish resources can be seen from the decline of fish catched, reduction in the size of fish captured, hard and far away from fishing ground and the scarcity of some species. Many effort can do to return the fish resources on damage aquatic area, one of effort is Fish Bank Bamboo. This Fish Bank Bamboo study expected could be describe about Fish Bank Bamboo development, and to know the direct impact to the fisherman mostly in Bomo, Banyuwangi. Data collecting such as direct observation of Fish Bank Bamboo, interview with the fisherman and collected data of captured fisheries from government official. Fish Bank Bamboo method analysis comprise fish species composition, fishes abundance, diversity index and fish domination index as an indicator of Fish Bank Bamboo success in Bomo aquatic. The observation result inidicated by analyzed the level of success in the fish resources recovery in Bomo, Banyuwangi. Fish Bank Bamboo placement on Bomo aquatic could regenerate fish resources, seen from the success of fish species improvement, increased catch result up to a near distance of fishing ground and eficiency on fishing time. Fish Bank Bamboo could repairing damage aquatic ecosystem, especially in Bomo, Banyuwangi, East Java.

Keywords


Bomo Banyuwangi, Fish Bank Bamboo, Sea Ranching.

References


Andira A, Sutriyono, Hudaya Y, Malik R, Dwi M. 2013. Petunjuk Teknis Rumah Ikan Dalam Rangka Pemulihan Sumberdaya Ikan (Cetakan Revisi Ke- 2). Direktorat Sumberdaya Ikan dan Balai Besar Pengembangan Sumberdaya Ikan Semarang, Direktorat Jendral Perikanan Tangkap.

Anwar, J.A. J., Whitten, S.J.D., Hisyam N. (1984). Ekologi Ekosistem Sumatera.

Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Bambang N, Widodo, Suryadi A, Wassahua Z. 2011. Apartemen Ikan (Fish Apartment) Sebagai Pilar Pelestarian Sumberdaya Ikan. Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan, Direktorat Jendral Perikanan Tangkap, Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Bengen DG. 1999. Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir (sinopsis). Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. Bogor. ISBN 9799561744- 9789799561749.

Budhiman AA. 2011. Panduan Pelaksanaan Pengembangan Rumah Ikan Dalam Rangka Pemulihan Sumberdaya Ikan. Direktorat Sumberdaya Ikan dan Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan Semarang, Direktorat Jendral Perikanan Tangkap.

Choat JH, Bellwood DR. 1991. Reef Fishes on Coral Reefs In: The Ecology of Fishes on Coral Reef. San Diego: Sale P F Academic Pr. ISBN: 978-0-08- 092551-6.

Connel R. 1987. Ecological Studies in Tropical Fish Communities. Cambridge University Press. Cambridge.

Daget, J. 1976. Les Modles Mathmatiques en Ecologie. Masson, Paris.

Dahuri R. 2000. Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan Untuk Kesejahteraan Masyarakat.

LISPI, Jakarta.

Greenberg. 1989. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater for 4th Edition. American Publich Health Assosiation. Washington.

Ilyas M. 2008. Studi Awal Penerapan Teknologi Terumbu Karang Buatan di Sekitar Pulau Kelapa Kepulauan Seribu. Universitas Indonesia: Jakarta.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2019). Siaran Pers Kementerian Kelautan Dan Perikanan Tahun 2019. Indonesia.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2021). Peringkat Indonesia Sebagai Eksportir Produk Perikanan Dunia Meningkat di Masa Pandemi Tahun 2021. Indonesia.

Mahyudin B. 2012. Kebutuhan teknologi untuk penangkapan ikan. Makalah seminar nasional kelautan VIII Universitas Hang Tuah. Surabaya.

Medrizam, Pratiwi S, Wardiyono. 2004. Wilayah Kritis Keanekaragaman Hayati Indonesia: Instrumen penilaian dan pemindahan indikatif/cepat bagi pengambil kebijakan. Unitid Nation Development Program (UNDIP).

Muhammad Y. 2009. Skripsi: Struktur Komunitas Ikan Karang Pada Biorock di Kawasan Perlindungan Laut Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Muzaki FK. 2007. Kecepatan Pertumbuhan Fragmen Karang Acropora formosa dan Acropora nobilis dengan Jumlah Percabangan Berbeda. Tugas Akhir Jurusan Biologi

FMIPA ITS. Surabaya.

Nybakken JW. 1988. Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Diterjemahkan oleh: Ediman,

M. dkk. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 459 hal.

Odum EP. 1971. Dasar-dasar ekologi. Diterjemahkan oleh: T.Samingan dan B. Srigandono.

Fundamental of ecology. Gadjah Mada University Press. 629 h. Hal. 174-200.

Supriharyono. 2000. Pelestariandan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Pesisir Tropis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sutopo HB. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.