Guidance and Counseling Teachers Strategies in Enhancing Students Self-Efficacy at SMAN 3 Lubuk Basung

Author


Mira Eka Marsusi(1Mail), Irman I(2),
(1) Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar,
(2) Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 353KB]  Language: en
Available online: 2025-12-28  |  Published : 2025-12-28
Copyright (c) 2025 Mira Eka Marsusi, Irman I
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 31 times PDF Downloaded: 8 times

Abstract


Self-efficacy is an important psychological aspect that influences students ability to cope with academic demands, social challenges, and future planning. At the senior high school level, students are faced with various challenges that require strong self-confidence in order to make independent and responsible decisions. This study aims to describe students self-efficacy levels, analyze the strategies employed by Guidance and Counseling (GC) teachers to enhance students self-efficacy, and identify the supporting and inhibiting factors in the implementation of these strategies at SMAN 3 Lubuk Basung. This research adopts a qualitative approach with a descriptive qualitative design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving GC teachers, homeroom teachers, and students. Data validity was ensured through source and technique triangulation as well as member checking. The results indicate that GC teachers implement various services, such as individual counseling, group counseling, and information services focusing on strengthening students potential and self-confidence. The strategies applied include providing motivation, positive reinforcement, utilizing students successful experiences, and encouraging self-reflection. Supporting factors include school support and GC teachers competence, while inhibiting factors include limited service time, a large number of students, and low awareness among some students in utilizing counseling services.

Keywords


self-efficacy, guidance and counseling teacher strategies, guidance and counseling, senior high school students

References


Ahmad Hatta. (2011). Tafsir Quran perkata dilengkapi dengan asbabunnuzul dan terjemah. Magfirah Pustaka.

Amin, S. M. (2010). Bimbingan dan konseling Islam. Amzah.

Angelis, B. D. (2000). Confidence: Percaya diri sumber sukses dan kemandirian. Gramedia Pustaka Utama.

Ardimen. (2011). Perkembangan profesi konselor sekolah berbasis penelitian tindakan (Makalah Musyawarah Guru Pembimbing SMP/SMA, Dharmasraya).

Arikunto, S., et al. (2009). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.

Bungin, B. (2008). Analisis data penelitian kualitatif: Pemahaman filosofis dan metodologis ke arah penguasaan model aplikasi. Raja Grafindo Persada.

Creswell, J. W. (2007). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (2nd ed.). Sage Publications.

Emzir. (2011). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Rajawali Pers.

Fauzi. (2018). Upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa dengan permainan tradisional Bahasinan dalam layanan bimbingan kelompok. Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling, 1(1).

Gazda, G. M. (1978). Group counseling: A developmental approach. Allyn and Bacon.

Hakim, T. (2005). Mengatasi rasa tidak percaya diri. Puspa Swara.

Hasanuddin. (2020). Pengaruh keefektifan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang tidak naik kelas. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1).

James, N. (2005). Jenis-jenis percaya diri. Alfabeta.

Lauster, P. (2002). Tes kepribadian. Bumi Aksara.

Lestari, A. (2019). Peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa introvert di SMK Tritech Informatika Medan (Tesis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Marjanti, S. (2015). Upaya meningkatkan rasa percaya diri melalui konseling kelompok. Jurnal Konseling, 1(2).

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif (T. R. Rohidi, Trans.). Universitas Indonesia. (Karya asli diterbitkan 1984)

Moleong, L. J. (2006). Metode penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Noprita, N., Rosra, M., & Mayasari, S. (2014). Kendala pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 3(3).

Perdana, F. J. (2019). Pentingnya kepercayaan diri dan motivasi dalam keaktifan belajar. Jurnal Edueksos, 8(2).

Prayitno, & Amti, E. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Prayitno. (1995). Layanan bimbingan dan konseling kelompok. Ghalia Indonesia.

Prayitno. (2004). Seri layanan konseling L1L9. UNP.

Rakhmat, J. (2005). Psikologi komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Ridha, A. A. (2019). Penerapan konselor sebaya dalam mengoptimalkan layanan BK. Jurnal Psikologi, 15(1).

Romlah, T. (2001). Teori dan praktik bimbingan kelompok. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Salahudin, A. (2010). Bimbingan dan konseling. Pustaka Setia.

Salim, P. (1991). Kamus bahasa Indonesia kontemporer. Modern English Press.

Sari, R. P., et al. (2018). Peranan guru BK dalam mengatasi perilaku bullying. Jurnal Bening, 2(1).

Setyaningsih, K. (2009). Bimbingan dan konseling. Palembang.

Sriyono, H. (2017). Efektivitas layanan BK dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Research and Development Journal of Education, 4(1).

Sudikin, & Basrowi. (2002). Metode penelitian kualitatif perspektif mikro. Insan Cendekia.

Sugiantoro, B. (2014). Pengaruh pola asuh orang tua dan kepercayaan diri terhadap hasil belajar (Skripsi, STKIP PGRI Sumatera Barat).

Sugiyono. (2005). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sukardi, D. K., & Kusmawati, D. P. E. N. (2008). Proses bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.

Sukardi, D. K. (2000). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.

Supriatna, M. (2011). Bimbingan dan konseling berbasis kompetensi. Rajawali Press.

Surya, H. (2007). Percaya diri itu penting. Gramedia.

Suryana, E. (2007). Bimbingan dan konseling. IAIN Raden Fatah Press.

Suryana, E. (2009). Bimbingan dan konseling di sekolah. Grafika Telindo Press.

Tohirin. (2014). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah. Raja Grafindo Persada.

Utami, S. P. (2020). Peningkatan kepercayaan diri melalui bimbingan kelompok. Jurnal Ilmiah Guru Indonesia, 1(1).

Vega, A. D., Hapidin, & Karnadi. (2019). Pengaruh pola asuh dan kekerasan verbal terhadap kepercayaan diri. Jurnal Obsesi, 3(2).

Poerwadarminta, W. J. S. (1991). Kamus umum bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Winarno, S. (2001). Pengantar penelitian ilmiah. Tarsito.

Yusuf, S., & Nurihsan, J. (2008). Teori kepribadian. Remaja Rosdakarya.

Yusuf, S. (2011). Landasan bimbingan dan konseling. Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.