Author
Muhamad Farid Supele(1
(1) Universitas jenderal Achmad Yani Yogyakarta,
| Article Analytic |
Available online: 2025-12-28 | Published : 2025-12-28
Copyright (c) 2025 Muhamad Farid Supele
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 22 times
PDF Downloaded: 4 times
Abstract
Keywords
References
Anggraini, T. (2019). Pembaruan hukum pemilu: Dari sistem pemilu ke pengelolaan pemilu. Jakarta: Kemitraan.
Asshiddiqie, J. (2016). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Asshiddiqie, J. (2020). Pengantar ilmu hukum tata negara. Jakarta: Rajawali Pers.
Badan Pengkajian dan Pengembangan Hukum Nasional. (2020). Pemilu dan demokrasi di Indonesia. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM.
Faiz, P. M. (2009). Teori keadilan John Rawls dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi, 6(4).
Hadjon, P. M. (2019). Pengantar hukum tata negara Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Hamidi, J. (2019). Hermeneutika hukum: Teori penemuan hukum baru dengan interpretasi teks. Yogyakarta: UII Press.
Herlina, S. (2022). Efektivitas pemilu serentak di Indonesia. Jurnal Ilmu Politik, 18(2), 4561.
Huda, N. (2019). Hukum tata negara Indonesia (ed. revisi). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Husein, H. (2018). Pemilu Indonesia: Fakta, angka, analisis, dan studi banding. Jakarta: Perludem.
Indrati, M. F. (2018). Ilmu perundang-undangan: Jenis, fungsi, dan materi muatan. Yogyakarta: Kanisius.
Isra, S. (2018). Pergeseran fungsi legislasi: Menguatnya model legislasi parlementer dalam sistem presidensial Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mahfud, M. M. (2020). Perdebatan hukum tata negara pasca amandemen konstitusi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2019). Putusan Nomor 55/PUU-XVII/2019 tentang pemilu serentak. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2024). Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 tentang pemisahan pemilu nasional dan lokal. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (ed. revisi). Jakarta: Kencana.
Norris, P. (2014). Why electoral systems matter. Cambridge: Cambridge University Press.
Nurhakim, M., & Setyawan, D. (2021). Implementasi pemilu serentak dan problematika demokrasi elektoral di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 18(2).
Radbruch, G. (2006). Statutory lawlessness and supra-statutory law. Oxford Journal of Legal Studies, 26(1).
Safaat, M. A. (2020). Konsep dan konstruksi pemilu serentak di Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(1).
Santoso, B. (2021). Dinamika pemilu dan representasi politik lokal. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51(3), 320338.
Santoso, T. (2019). Membumikan pemilu: Dari sistem sampai elex-chatter. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Siahaan, M. (2018). Hukum acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Sukriono, D. (2019). Hukum, konstitusi, dan konsep otonomi daerah. Malang: Setara Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








