Pengaruh Suhu Fermentasi dan Takaran Ragi terhadap Percepatan Proses Pematangan Tempe

Author


Alifah Fitria Nugraheni(1Mail), Arum Nur Faizzah(2), Sheila Mustafida Rossandini(3), Fariha Rahma Indahsari(4), Ipin Aripin(5),
(1) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasIlmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang,
(2) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasIlmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang,
(3) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasIlmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang,
(4) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasIlmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang,
(5) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FakultasIlmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 424KB]  Language: id
Available online: 2025-12-10  |  Published : 2025-12-10
Copyright (c) 2025 Alifah Fitria Nugraheni, Arum Nur Faizzah, Sheila Mustafida Rossandini, Fariha Rahma Indahsari, Ipin Aripin
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 30 times PDF Downloaded: 24 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu fermentasi, dan takaranragi Rhizopus oligosporus terhadap kecepatan pematangan tempe, serta menentukankombinasi yang paling efektif untuk mempercepat proses fermentasi tanpa menurunkankualitas produk. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif denganmenerapkan dua variasi suhu fermentasi, yaitu 30C dan 38C, serta dua takaran ragi, yaitu0,05% dan 0,1%. Proses pembuatan tempe dilakukan melalui tahapan standar perendamankedelai, perebusan, pengupasan kulit, pendinginan, pencampuran ragi, pengemasan, dan fermentasi selama 48 jam. Pengamatan dilakukan setiap enam jam untuk menilai indikatorpematangan berupa pertumbuhan miselium putih, tekstur padat, warna merata, dan aroma khas tempe. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkanwaktu pematangan pada tiap perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa suhu fermentasi memilikipengaruh besar terhadap kecepatan fermentasi, ditunjukkan dengan tempe pada suhu 30C membutuhkan waktu 50 jam pada ragi 0,05% dan 48 jam pada ragi 0,1%, sedangkan pada suhu 38C pematangan berlangsung lebih cepat yaitu 30 jam dengan ragi 0,05% dan 26 jam dengan ragi 0,1%. Meskipun demikian, suhu 38C dengan ragi 0,1% menyebabkanpertumbuhan miselium kurang merata dan berpotensi menurunkan kualitas tempe. Dengandemikian, kombinasi suhu 30C dengan takaran ragi 0,1% menjadi perlakuan yang paling optimal karena mampu mempercepat fermentasi sekaligus menghasilkan tempe dengankualitas fisik yang baik dan aroma khas yang tetap terjaga. Kesimpulannya, percepatanfermentasi tempe memerlukan pengaturan suhu yang tepat dengan dosis ragi optimal untukmenghasilkan produk yang cepat matang dan tetap berkualitas.

Keywords


fermentasi tempe, suhu fermentasi, ragi Rhizopus oligosporus, kecepatanpematangan, kualitas tempe, eksperimen kuantitatif.

References


Aji, G. M., Pratiwi, A. F., & Utami, S. W. (2024). Rancangan Bangun Inkubator Tempe Untuk Mempercepat Waktu Fermentasi Design. AGROTEKNIKA, 7(4), 488497.

Azizah, A., Amania, L., & Nisak, Y. K. (2025). Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Karakteristik Kimia Tempe Kedelai. LIPIDA : Jurnal Teknologi Pangan Dan Agroindustri Perkebunan, 5(1), 1117.

Bukhari, M. R. (2022). Pelatihan Fermentasi Tempe. BARAKATI: Journal of Community Service, 01(1), 1014. https://doi.org/https://doi.org/10.62394/barakati.v1i1.25

Dwianto, S. A., Meitiniarti, V. I., Sukmana, A. B. A., & Dewi, L. (2024). Penambahan Biji Chia (Salvia hispanica L.) pada Fermentasi Tempe Kedelai dalam Peningkatan Aktivitas Antioksidan dan Nilai Kesukaan. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 9(2), 155163. https://doi.org/10.24002/biota.v9i2.7828

Erkan, S. B., Grler, H. N., Bilgin, D. G., Germec, M., & Turhan, I. (2020). Production and characterization of tempehs from different sources of legume by Rhizopus oligosporus. LWT, 119, 108880. https://doi.org/10.1016/j.lwt.2019.108880

Fakhri, H. N., Septiana, F. F., Jufri, M. T., & Nuhadi, Z. F. (2025). Pelatihan Analisis Data Menggunakan Microsoft Excel Bagi Siswa SMA Negeri 26 Garut. Jurnal Media Pengabdian Komunikasi, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.52434/medikom.v5i1.421

Falisha, S. N., Amaliasari, N., Salsabila, H., Sajati, S. S., Amanda, D., & Dwiyanti, R. (2025). Analisis Faktor Penyebab Kerusakan pada Tempe di Rumah Tempe Indonesia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 9(5), 165172. https://sejurnal.com/pub/index.php/jimt/article/download/7098/8193/13116

Harisudin, M., Adi, R. K., & Qonita, R. A. (2021). Strategi Bisnis Tempe. http://repository.usahidsolo.ac.id/1653/1/EBOOK%20STRATEGI%20BISNIS%20TEMPE.pdf

Khairiah, K., Kiptiyah, S. Y., Khoirunnisa, I. F., & Nurunazmi, S. (2025). Physicochemical Properties Of Sorghum (Sorghum Bicolor L.) Tempeh At Different Fermentation Times And Yeast Concentrations. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 12(1), 225242. https://doi.org/10.37676/agritepa.v12i1.8359

Kurnia, Rofiqoh, N., & Pebriyanto, A. N. (2025). Proses produksi tempe dalam prespektif ekonomi syariah. IQTISHADIA: Jurnal Ekonomi Syariah Dan Inovasi Bisnis, 1(1). https://journal.stesiu.ac.id/index.php/iqtishadia

Fitriana, L., & Mustakim, A. (2025). Pengamatan Pertumbuhan Jamur Rhizopus oligosporus dari Tempe pada Media PDA Menggunakan Metode Pengenceran. Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian Dan Angkasa, 3(4), 267273. https://doi.org/10.62383/algoritma.v3i4.687

Moehady, B. I., & Hidayatulloh, I. (2020). Proses Pembuatan Minyak Kelapa Murni dengan Menggunakan Rhizopus Oligosporus. METANA, 16(1), 1118. https://doi.org/10.14710/metana.v16i1.25948

Muttaqin, S. Z., Rachel, A., Napitupulu, M. R., & Mamangkey, J. (2025). Potensi Mikroorganisme dalam Makanan Fermentasi Lokal Indonesia sebagai Pangan Fungsional The Potential of Microorganisms in Indonesian Local Fermented Foods as Functional Foods. Journal of Natural Sciences, 6(2), 177187. https://doi.org/10.34007/jonas.v6i2.864

Novari, I., & Ruf, A. M. (2025). Implementasi Pengawasan Mutu dalam Proses Produksi Tempe Segar di Rumah Tempe Indonesia ( RTI ) Bogor. Karimah Tauhid, 4, 72867292. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i9.21168

Nurholipah, N., & Ayun, Q. (2021). Isolasi dan Identifikasi Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae pada Tempe Asal Bekasi. Jurnal Teknologi Pangan, 15(1), 98104.

Putri, F. L., & Kartikawati, D. (2023). Optimasi Konsentrasi Ragi dan Jenis Pembungkus dalamPembuatan Tempe Kacang Tunggak (Vigna unguiculata (L.) Walp.). Jurnal Agrifoodtech, 1(2), 103118. https://doi.org/10.56444/agrifoodtech.v1i2.310

Rachmah, A. N., Cempaka, L., & Mukaromah, A. S. (2024). Jenis Ragi dan Bahan Pembungkus Terhadap Kualitas Tempe. Berkala Ilmiah Biologi, 8291. https://doi.org/10.22146/bib.v15i2.6341

Ratnaningtyas, S., Soeprijadi, L., & Ambarwati, L. (2023). Sensory and Chemical Characteristics and Shelf Life Prediction of Soybean Tempeh with the Addition of Catfish (Clarias sp) Bone Meal. Media Teknologi Hasil Perikanan, 11(1), 2531. https://doi.org/10.35800/mthp.11.1.2023.46206

Rosidah, R., Azizah, A. S., Megawati, H. P., & Rivaldi, R. (2023). Analisis Morfologi Fungi pada Tempe Kemasan Daun dan Tempe Kemasan Plastik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi Dan Sains, 2(1), 4857. https://doi.org/10.30998/jpmbio.v2i1.1930

Saraswati, A. N., Duniaji, A. S., & Darmayanti, L. P. T. (2023). Pengaruh Konsentrasi Ragi Rhizopus oligosporus DP02 Bali Terhadap Karakteristik Tempe Kacang Gude (Cajanus cajan (L) Millsp). Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA), 12(1), 108. https://doi.org/10.24843/itepa.2023.v12.i01.p09

Setiarto, R. H. B. (2020). Teknologi Fermentasi Pangan Tradisional dan Produk Olahannya. GUEPEDIA. https://books.google.co.id/books?id=ok9NEAAAQBAJ&redir_esc=y

Setiawan, A., Apriani, Y., Saleh, Z., & Ardianto, F. (2024). Pengendali Suhu Fermentasi Tempe Berbasis NodeMCU Dan Sensor DHT 22. Electrician: Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Elektro, 18(2), 128138. https://doi.org/10.23960/elc.v18n2.2566

Situmorang, N. A. (2025). Pengaruh Konsentrasi Ragi terhadap Kadar Protein pada Fermentasi Tempe Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) [Skripsi, Universitas Medan Area]. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/27593

Sopacua, A. F., Tuhumury, H. C. D., & Tetelepta, G. (2025). PengaruhKonsentrasiRagi(Rhizopus oligosporus) terhadap Karakteristik Kimia Tempe Kenari(Canarium indicum). Jurnal Pertanian Kepulauan, 9(2), 2025. https://doi.org/10.30598/jpk.2025.9.2.118

Suherman, J., Sarusu, A. M., & Fathianti, N. (2025). Analisis Waktu Produksi , Pengelolaan Bahan Baku , dan Kapasitas Produksi dalam Meningkatkan Produksi Tempe Manabaya di Sumedang. Jurnal Dimamu, 4(3), 490497. https://doi.org/10.32627

Suknia, S. L., & Rahmani, T. P. D. (2020). Proses Pembuatan Tempe Home Industry Berbahan Dasar Kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Candiwesi, Salatiga. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 3(1), 5976. https://doi.org/10.21093/sajie.v3i1.2780

Yunas, R. P., & Pulungan, A. B. (2020). Sistem Kendali Suhu dan Kelembaban pada Proses Fermentasi Tempe. JTEV (Jurnal Teknik Elektro Dan Vokasional ), 06(01), 103113. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jtev/index Sistem

Waruwu, M., At, S. N. P., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif : Konsep , Jenis , Tahapan dan Kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10, 917932. https://doi.org///doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057

Wijayanti, E. D., Harini, N., & Elianarni, D. (2025). Pengaruh Konsentrasi Ragi dan Proporsi Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) dan Kacang Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Tempe. Food Technology and Halal Science Journal, 8(1), 104116. https://doi.org/10.22219/fths.v8i1.37593

Zahroh, L., & Mustakim, A. (2025). Peran Rhizopus SPP. dalam Tempe sebagai Agen Antimikroba Alami: Studi Praktikum Farmasi Berbasis Eksperimen. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 02(02), 7077. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jipk/article/view/1131


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.