Author
Nurul Islamiyah(1
(1) Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar Jl. H.M. Yasin Limpo No.36 Romang Polong-Gowa,
(2) Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar Jl. H.M. Yasin Limpo No.36 Romang Polong-Gowa,
| Article Analytic |
Available online: 2025-11-14 | Published : 2025-11-14
Copyright (c) 2025 Nurul Islamiyah, Indo Santalia
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 19 times
PDF Downloaded: 17 times
Abstract
Keywords
References
Hans-Georg Gadamer, Truth and method (London: Continuum, 2007), h. 303.
Ilyas Supena, Respon Masyarakat terhadap Wacana Ahmadiyah Sebagai Agama Baru (Semarang: IAIN Walisongo Semarang, 2011), h. 29.
Ilyas Supena, Respon Masyarakat terhadap Wacana Ahmadiyah Sebagai Agama Baru, h. 33.
Ilyas Supena, Respon Masyarakat terhadap Wacana Ahmadiyah Sebagai Agama Baru, h. 49.
Ilyas Supena, Respon Masyarakat terhadap Wacana Ahmadiyah Sebagai Agama Baru,h. 104-107.
Iskandar Zulkarnain, Gerakan Ahmadiyah di Indonesia, h. 113.
Iskandar Zulkarnain, Gerakan Ahmadiyah di Indonesia, h. 127.
Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Suvenir Peringatan Seabad Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Ramadhan 1894-1994 (Parung : JAI, 1994), h. 39.
M. Fadhil Said an-Nadwi, Ahmadiyah Sekte atau Agama Baru (Tuban : Pustaka Langitan, 2006), h. 134.
M.Abdul Karim, Sejarah Islam di India (Yogyakarta : Bunga Grafies, 2003), h. 44-45.
Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad, Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad (Jakarta: Jemaat Ahmadiyah, Indonesia, 2005), h. 4.
Moh, Muhtador. Khilafah Islamiyah Perspektif Ahmadiyah (Sebuah Gerakan Spiritual Keagamaan. Jurnal Akhlak dan Tasawuf 2, no. 1 (2017): h. 86.
Susmojo Djojosugito, Hazarat Mirza Ghulam Ahmad Bukan Nabi Hakiki (Yogyakarta: PB GAI, 2003), h. 7-8.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








