Pengaruh Variabel-variabel Sektor Pariwisata terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Barat pada Tahun 2024

Author


Yohana Nainggolan(1), Muhammad Fakhri Habibi(2Mail), Agus Purwoto(3), Dhea Patikasari Napitupulu(4), Baran Hidayat Azzahra(5),
(1) , Indonesia
(2) ,
(3) ,
(4) ,
(5) ,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 491KB]  Language: ID
Available online: 2025-07-18  |  Published : 2025-07-18
Copyright (c) 2025 Yohana Nainggolan, Muhammad Fakhri Habibi, Agus Purwoto, Dhea Patikasari Napitupulu, Baran Hidayat Azzahra
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 45 times PDF Downloaded: 35 times

Abstract


Pengangguran merupakan isu serius di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat yang mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi secara nasional sebesar 6,75% pada tahun 2024. Ironisnya, Jawa Barat memiliki potensi sektor pariwisata yang besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor pariwisata terhadap TPT di Jawa Barat. Variabel independen meliputi jumlah kunjungan wisatawan, jumlah restoran/kafe, jumlah hotel, dan jumlah potensi objek daya tarik wisata. Data yang digunakan berupa data cross-section dari 27 kabupaten/kota dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel pariwisata berpengaruh signifikan terhadap TPT. Secara parsial, jumlah wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPT, sedangkan jumlah ODTW berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, jumlah restoran/kafe dan hotel tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan belum tentu menurunkan pengangguran, karena adanya ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja dan jenis lapangan kerja yang tersedia. Sebaliknya, pengembangan objek wisata berbasis komunitas berpotensi menurunkan TPT. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengembangkan strategi pariwisata yang inklusif dan berbasis pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Keywords


Tourism, Open Unemployment Rate, Multiple Linear Regression Analysis.

References


Anwar, K. (2023). Analisis Pengaruh Pendidikan dan Gini Rasio terhadap Tingkat Pengangguran di Kalimantan Selatan. Jurnal Humaniora Dan Ilmu Pendidikan (Jahidik), 3(1), 9–18. https://doi.org/10.35912/jahidik.v3i1.1993

BPS Provinsi Jawa Barat. (2025, February 28). Provinsi Jawa Barat dalam angka 2025. https://jabar.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/d906b36c4b300ab77908dfe2/provinsi-jawa-barat-dalam-angka-2025.html

Lusiana, D., Qomar, M. B., & Setiadi, A. (2024). Potret Strategi Dan Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Masalah Pengangguran Di Indonesia: Tinjauan Studi Literatur. Liabilitas: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Akuntansi, 9(2). https://doi.org/10.54964/liabilitas/https

Mahendra, D. B., & Utomo, Y. P. (2023). Jurnal Mirai Management, 8(2), 329–342

Pratap, P., Dickson, A., Love, M., Zanoni, J., Donato, C., Flynn, M. A., & Schulte, P. A. (2021). Public health impacts of underemployment and unemployment in the United States: Exploring perceptions, gaps and opportunities. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(19). https://doi.org/10.3390/ijerph181910021

Sukardi, A. A. R., Kusuma, H. E., & Riska, A. S. (2022). Hubungan antara pendapatan dan pola kunjungan pada kawasan wisata kuliner di Indonesia. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 11(1), 39–46. https://doi.org/10.32315/jlbi.v11i1.71

Wati, I. M., Utami, A. F., & Nisa, F. L. (2024). Pengaruh Angkatan Kerja dan Jumlah Penduduk Terhadap Pengangguran di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.