Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) pada Marinasi Daging Ayam Kampung terhadap pH, Total Bakteri, Daya Hambat, dan Awal Kebusukan

Author


Zahrani Kusuma Ningrum(1Mail), Lilis Suryaningsih(2), Jajang Gumila(3),
(1) Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang,
(2) Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang,
(3) Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 470KB]  Language: en
Available online: 2025-05-28  |  Published : 2025-05-28
Copyright (c) 2025 Zahrani Kusuma Ningrum
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 85 times PDF Downloaded: 86 times

Abstract


Native chicken is a commodity that is suitable for cultivation by the Indonesian people as a cheap and easy to obtain source of animal protein. Garlic (Allium sativum L.) as a marinade that contains antibacterial compounds that are able to suppress the growth of bacteria in meat. This study aims to determine the effect and best concentration of using garlic extract (Allium sativum L.) on pH, total bacteria, bacterial inhibition, and the beginning of decay of native chicken meat. This research method uses an experimental using a Complete Random Design (RAL) with 5 treatments (P0=0%, P1=10%, P2=20%, P3=30%, P4=40%) and 4 replicas. The use of garlic extract in the marinade of native chicken meat has an effect on pH and bacterial inhibition but has no effect on total bacteria and the onset of decay. The concentration of 20% (P2) of garlic extract gave the best results in the marinade of native chicken meat because it produced a pH value of 5.60, a total number of bacteria 7.29 x 106 cfu/g, an inhibition zone in Escherichia coli of 3,625, an inhibition zone in Staphylococcus aureus 2,750, and an initial decay time of 392 minutes.

Keywords


Native chickens, Garlic, Marinade, pH, Microbiological.

References


Badan Pusat Statistik. (2024). Produksi Daging ayam Buras menurut Provinsi (Ton), 2021-2023. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDg2IzI=/produksi-daging-ayam-buras-menurut-provinsi.html, diakses 14 September 2024.

Floriantini, K. W., Okarini, I. A., & Wirapartha, M. (2021). Efek Marinasi Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.) dan Powder Bawang Putih Terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Daging Ayam Petelur Afkir. Jurnal Peternakan Tropika, 9(2), 364377.

Yasmin, A. P., Pratama, A., & Suryaningsih, L. (2023). Pengaruh Marinasi Berbagai Konsentrasi Sari Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap Sifat Fisik (pH, Keempukan, Daya Ikat Air, dan Susut Masak) Daging Kerbau Beku. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 4(1), 111. https://doi.org/10.24198/jthp.v4i1.45282

Diana, C., Dihansih, E., & Kardaya, D. D. (2018). Kualitas Fisik Dan Kimiawi Daging Sapi Beku Pada Berbagai Metode Thawing. Jurnal Penelitian, 9(1), 5160.

Badan Standarisasi Nasional. (2008). SNI 2897:2008. Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur dan Susu, serta Hasil Olahannya. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Misna, & Diana, K. (2016). Aktivitas Bakteri Ekstrak Kulit Bawang Merah ( Allium cepa L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Galenika Journal of Pharmacy, 2(2), 138144.

Muljono, P., Fatimawali, & Manampiring, A. E. (2016). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Mayana Jantan (Coleus atropurpureus Benth) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Sp. dan Pseudomonas Sp. Jurnal E-Biomedik, 4(1), 164172. https://doi.org/10.35790/ebm.4.1.2016.10860

Nurhayati, L. S., Yahdiyani, N., & Hidayatulloh, A. (2020). Perbandingan Pengujian Aktivitas Antibakteri Starter Yogurt dengan Metode Difusi Sumuran dan Metode Difusi Cakram. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 1(2), 41. https://doi.org/10.24198/jthp.v1i2.27537

Lukman, D. W. dan Trioso P. (2009). Penuntun Praktikum Higienis Pangan Asal Hewan. Bagian Kesehatan Masyarakat Veteriner Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet Fakultas Kedokteran Hewan IPB.

Tansil, A. Y. M., Nangoy, E., Posangi, J., & Bara, R. A. (2016). Uji daya hambat ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. In Jurnal e-Biomedik (eBm), 4(2).

Ramadani, D. N., Maimunah, A. H., Abdilah, F. F., Dinnar, A., & Purnamasari, L. (2021). Efektivitas Pemberian Bawang Putih untuk Pengawetan Daging Ayam. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(3), 230. https://doi.org/10.25077/jpi.23.3.230-234.2021

Pratama, R., Riyanti, R., & Husni, A. (2018). Efektivitas Bawang Putih dengan Metode Marinasi Terhadap Kualitas Fisik Daging Broiler. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan, 2(1), 25983067.

Annisa, N. A., Asmawati, & Murniati, T. (2024). Penggunaan Sari Bawang Putih (Allium sativum L.) untuk Peningkatan Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir. Jurnal Peternakan Sabana, 3(2), 6975.

Oktavianti, D. (2016). Pengaruh Filtrat Bawang Putih (Allium sativum Linn.) dan Lama Penyimpanan Terhadap Jumlah Koloni Bakteri Pada Fillet Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsk). Jurnal Biodik, 6(1): 23-24.

Palupi, K. T., Adiningsih, M. W., Sunartatie, T., Afiff, U., & Purnawarman, T. (2010). Pengujian Staphylococcus aureus pada Daging Ayam Beku. Indonesian Journal of Veterinary Science & Medicine, 2(1), 914.

Suliantri, Jenie, B. S., Suhartono, M. T., & Apriyantono, A. (2008). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Sirih Hijau (Piper betle L) Terhadap Bakteri Patogen Pangan. Jurnal. Teknol. Dan Industri Pangan, 19(1), 17.

Afrianti, M., Dwiloka, B., Bhakti, D., & Setiani, E. (2013). Total Bakteri, pH, dan Kadar Air Daging Ayam Broiler Setelah Direndam dengan Esktrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Selama Masa Simpan. Jurnal Pangan Dan Gizi, 04(07), 4956.

Davis, W. W., & Stout, T.R. (1971). Disc Plate Methods of Microbiological Antibiotic Assay. Journal Microbiology, 22(4), 659-665.

Hamidah, M. N., Rianingsih, L., & Romadhon. (2019). Aktivitas Antibakteri Isolat Bakteri Asam Laktat dari Peda dengan Jenis Ikan Berbeda terhadap E.coli dan S.aureus. Jurnal Dan Ilmu Perikanan, 1(2), 1121.

Ilham Fahmi, Y., Andriana, A., & Sri Hidayati, D. (2019). Uji Daya Hambat Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Bakteri (Staphylococcus Aureus). Jurnal Kedokteran, 4(2), 8290. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36679/kedokteran.v4i2.109

Hidayati, Y. A., Marlina, E. T., & Wulandari, E. (2021). Evaluasi Sanitasi Lapak Penjualan Karkas Ayam Terhadap Jumlah Total Bakteri, Staphylococcus aureus dan Awal Kebusukan. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 21(2), 124. https://doi.org/10.24198/jit.v21i2.36767

Purwantiningsih, T. I., Rusae, A., & Freitas, Z. (2019). Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Sains Peternakan, 17(1), 14. https://doi.org/10.20961/sainspet.v%vi%i.23940

Sigit, M., Nusa, O. R. P. A., Dawa, L. D., & Rahmawati, I. (2021). Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Uji Eber dan Organoleptik Pada Pengawetan Daging Kambing (Capra aegagrus Hircus). Jurnal Vitek Bidang Kedokteran Hewan, 11(2), 4757.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.