Pengaruh Psycological Well-Being Terhadap Perilaku Social Climber Pada Mahasiswa di Kota Bekasi

Author


Muhammad Reza Irawan(1Mail), Adi Fahrudin(2),
(1) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia
(2) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 396KB]  Language: id
Available online: 2024-08-06  |  Published : 2024-08-06
Copyright (c) 2024 Muhammad Reza Irawan
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 149 times PDF Downloaded: 112 times

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruhpsychological well-beingterhadap perilakusocial climberpada mahasiswa di Kota Bekasi. Perilaku social climber, yang ditandai denganpenggambaran untuk orang yang menggunakan segala cara supaya bisa diterima oleh orang-orang yang memiliki status sosial lebih tinggi. Perilaku ini didorong oleh kebutuhan untuk mendapatkan pengakuandan perhatian dari orang lain, meskipun sering kali dinilai negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi dan regresi linear untuk melihat hubungan dan pengaruh antarapsychological well-beingdan perilakusocial climber. Penelitian melibatkan 143 mahasiswa aktif di Kota Bekasi yang memiliki kecenderungan bergaul dengan individu populer dan aktif di media sosial. Data dianalisis menggunakan uji regresi dan teknik korelasi Pearsons r. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antarapsychological well-beingdan perilakusocial climber. Semakin tinggi tingkatpsychological well-being, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk menjadi social climber, dan sebaliknya. Penelitian ini menemukan bahwa 16,9% varians perilakusocial climberdapat dijelaskan olehpsychological well-being, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kebutuhan psikologis dan lingkungan sosial. Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwasocial climberyang memiliki kontrol tinggi atas upaya mereka untuk mencapai status sosial cenderung memiliki tingkatpsychological well-beingyang lebih tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi dapat berdampak positif pada kesejahteraan psikologis individu, meskipun motivasi dan tujuan di balik perilaku ini perlu diperhatikan untuk menghindari dampak negatif.


Keywords


Psychological well-being, Social climber, Hubungan sosial

References


Aisya, F. N. (2019). Fenomena Panjat Sosial Di Kalangan Pengguna Media Sosial Dalam Sudut Pandang Teori Mobilitas Sosial.

Azwar, S. (2017). Penyusunan Skala Psikologi (2nd ed.). Pustaka Pelajar.

Baharuddin, F., Satrio, P., & Sosial, P. (2020). Pengaruh Psychological Well Being Terhadap. 5(1), 7682.

Deci, R. M. R. and E. L. (2001). ESTIMATION OF FECAL OUTPUT-X-Ray Spectrographic Determination of Chromic Oxide in Steer Feces. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 13(2), 161163. https://doi.org/10.1021/jf60138a019

Jayanti, N. A. (2015). Komunikasi Kelompok Social Climber Pada Kelompok Pergaulan di Surabaya Townsquare (Sutos). Jurnal E-Komunikasi, 3.

Jonata, W. (2022). Bikin Hotman Paris Marah Besar, Selebgram Kienzy Mylien Menangis Minta Maaf, Akui Pansos - TribunNews. https://www.tribunnews.com/seleb/2022/08/04/bikin-hotman-paris-marah-besar-selebgram-kienzy-mylien-menangis-minta-maaf-akui-pansos

Kembau, A. S. (2015). The Raise Of Social Climbers & Its Influences To Branded Items Consumption (Case Study: Manado Society, North Sulawesi). Gadjah Mada International Journal of Business, 3 (1), 3450.

Ketrin, & Naan. (2019). SOCIAL CLIMBER DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI BARAT DAN TASAWUF PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG. 130141.

Musafaah, I., & Sugiyo, S. (2021). Pengaruh Harga Diri Terhadap Perilaku Social Climber Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang. KONSELING EDUKASI Journal of Guidance and Counseling, 5(1). https://doi.org/10.21043/konseling.v5i1.9789

Nawasari, S. langit. (2022). Social Climber Artinya Berteman demi Status, Kenali Tanda-tandanya Halaman all - Kompas. https://lifestyle.kompas.com/read/2022/09/13/080435320/social-climber-artinya-berteman-demi-status-kenali-tanda-tandanya?page=all#page2

Nurudin, M. (2017). Menilik Perempuan Sebagai Social Climber Dalam Pandangan Ekonomi Islam. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(2), 225. https://doi.org/10.21580/sa.v12i2.1710

Panjaitan, M. E., & Rahmasari, D. (2021). Hubungan antara Social Comparison dengan Subjective Well-Being pada Mahasiswi Psikologi UNESA Pengguna Instagram. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 114. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/41318

Periantalo, J. (2016). PENELITIAN KUANTITATIF UNTUK PSIKOLOGI. Pustaka Pelajar.

Rifihana. (2018). Fenomena Panjat Sosial di LINE rufindhi. https://rufindhi.wordpress.com/2018/06/03/fenomena-panjat-sosial-di-line/

Saputra, A., Goei, Y. A., & Lanawati, S. (2020). Hubungan believing dan belonging sebagai dimensi religiusitas dengan lima dimensi well-being pada mahasiswa di Tangerang. Jurnal Psikologi Ulayat, 3(1), 717. https://doi.org/10.24854/jpu40

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. ALFABETA.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.