Ahmadiyah: Sejarah Latar Belakang dan Pokok Ajaran dan Pemikiran

Author


Ahmad Rahantan(1Mail), Indo Santalia(2),
(1) Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
(2) Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 531KB]  Language: en
Available online: 2024-01-19  |  Published : 2024-01-19
Copyright (c) 2024 Ahmad Rahantan, Indo Santalia
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 601 times PDF Downloaded: 877 times

Abstract


Ahmadiyah merupakan gerakan keagamaan dalam islam yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad. Pendiri Jemaat Ahmadiyah ini berasal dari keluarga terhormat, ia dilahirkan pada tanggal 13 Februari 1835, atau 14 Syawal 1250 H pada hari jumat di dusun Qadian yang terletak 24 Km dari kota Amritsar, Punjab, India. Mengkaji tentang asal mula dan gerakan ahmadiayah menjadi menarik karena gerakan ini masih memeliki pengikut di sejumlah negara-negara muslim, termasuk indonesia. dalam tulisan ini dengan pendekatan kualitatif, peneliti mencoba menelusuri jejak pergerakan ahmadiyah dan  pokok pikirannya. Penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan aliran Ahamdiyah dilatarbelakangi oleh keadaan sosial dan politik sehingga muncul berbagai aliran yang salah satunya ialah aliran yang dibawakan oleh Mirza Ghulam Ahmad pada tahun 23 Maret 1889 di India untuk menghilangkan rasa kekosongan otoritas agama, serta menginginkan masyarakat akan kehadiran sosok yang mampu mengarahkan ke jalan yang lurus. Pendiri Jemaat ahmadiyah mengaku sebagai nabi yang diberikan wahyu oleh Allah serta mendapatkan tugas meneruskan syari’at nabi sebelumnya. Ajaran aliran ini antara lain ialah membahas tentang perwahyuan yang diturunkan kepada nabi-nabi, konsep kenabian, konsep kekafiran seseorang, kekhalifahan


Keywords


Ahmadiyah, Agama, Pokok Ajaran, Pemikiran

References


Ahmad ,Mirza Bashiruddin Mahmud. Riwayat Hidup Mirza Ghulam Ahmad, Jakarta: Jemaat Ahmadiyah, Indonesia, 1995.

An-Nadwi, M. Fadhil Said. Ahmadiyah Sekte atau Agama Baru, Tuban : Pustaka Langitan, 2006

Saeed,Abdullah. Pemikiran Islam Sebuah Pengantar, ed. Oleh Sahiron Syamsuddin ,Yogyakarta: Baitul Hikmah, 2014.

Gadamer, Hans-Georg. Truth and method, London: Continuum, 1989.

Supena, Ilyas. Respon Masyarakat terhadap Wacana Ahmadiyah Sebagai Agama Baru, Semarang: IAIN Walisongo Semarang, 2011.

Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Suvenir Peringatan Seabad Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Ramadhan 1894-1994 Parung : JAI, 1994.

Karim, M.Abdul. Sejarah Islam di India, Yogyakarta : Bunga Grafies, 2003.

https://www.liputan6.com/islami/read/5092328/jejak-ahmadiyah-di-indonesia-kontroversi-hingga-persekusi?page=4 diakses pada 17 November 2023 pukul 16:21

Masalah Kenabian menurut dua faksi Ahmadiyah https://artikula.id/andika_setiawan/masalah-kenabian-menurut-dua-faksi-ahmadiyah/ diakses pada 17 November 2023 Pukul 15:58

Djojosugito, Susmojo. Hazarat Mirza Ghulam Ahmad Bukan Nabi Hakiki, Yogyakarta: PB GAI,1984.

Moh, Muhtador. ”Khilafah Islamiyah Perspektif Ahmadiyah (Sebuah Gerakan Spiritual Keagamaan”. Jurnal Akhlak dan Tasawuf 2, no. 1 (2017).

https://www.kompasiana.com/muhamadady/616d2e9b06310e2796308942/sejarah-islam-aliran-aliran-atau-sekte-sekte-dalam-islam?page=1&page_images=1 diakses pada 11 November 2023 pukul 3:24 wita


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.