Analisis Gangguan Stres Pasca Trauma (PTSD) Pada Remaja yang Sering Menyaksikan Orangtuanya Bertengkar

Author


Risydah Fadilah(1), Viny Syahputri(2Mail), Dessy Tri Afifah(3), Yusra Faizah(4),
(1) Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, FITK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan,
(2) Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, FITK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan,
(3) Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, FITK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan,
(4) Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, FITK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 522KB]  Language: en
Available online: 2024-01-03  |  Published : 2024-01-03
Copyright (c) 2024 Viny Syahputri, Dessy Tri Afifah, Yusra Faizah, Risydah Fadilah
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 1157 times PDF Downloaded: 1914 times

Abstract


Trauma adalah suatu gangguan atau kerusakan yang mengakibatkan hilangnya atau putusnya kontiunitas dari jaringan tubuh akibat kekerasan atau ruda paksa. Traumatologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai luka atau cedera oleh karena kekerasan serta interaksi antar luka dan kekerasan itu. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif karena metode ini merupakan metode jurnal yang memberikan penjelasan lebih analisis dan bersifat subjektif.  D adalah pria 18tahun mengalami stress pasca trauma (PTSD) yang diakibatkan karna orangtuanya sering bertengkar dan ayahnya sering memarahinya. Langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan antara lain mengurangi respon emosional, mendorong pengingatan kembali dan "berdamai" dengan peristiwa itu, mengembangkan strategi coping yang lebih efektif, serta membantu masalah residual.


Keywords


Analisis Stres, Pertengkaran Orangtua, Kekerasan

References


Ayuningtyas, I. P. I. 2017. Penerapan strategi penanggulangan penanganan PTSD (post traumatic stress disorder) pada anak-anak dan remaja. Semarang: In Proceedings International Conference. Hlm.47-56. Jurnal

Erlin F & Icu Y. S. 2020. Gejala PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) Akibat Bencana Banjir pada Masyarakat Kelurahan Meranti Rumbai Pesisir Pekanbaru). Pekanbaru: Dinamika Lingkungan Indonesia. Vol.7. Hlm17-21. Jurnal

Habibah L. U. 2018. Penanganan untuk menurunkan post traumatic stress disorder (PTSD) pada anak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): study kasus pada Dinas Sosial Jawa Tengah. Semarang: Walisongo Repository Institusional. Hlm.52-53. Skripsi

Kotijah, S., & Priastana, I. K. A. 2020. Efektivitas Cognitive Behaviour Therapy dalam Mengurangi Gejala Post Traumatic Stress Disorder: Systematic Review. Mojokerto: Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal). Vol.11(1). Hlm.41-51. Jurnal

Parinduri A. G. 2017. Trauma Tumpul. Medan: Ibnu Sina Biomedika. Vol1.2. Hlm29-36. Jurnal


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.