Author
Hartati Kapita(1
(1) Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pasifik Morotai, Indonesia
(2) Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pasifik Morotai,
(3) Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pasifik Morotai,
| Article Analytic |
Available online: 2023-11-19 | Published : 2023-11-19
Copyright (c) 2023 Hartati Kapita, Jamiludin Hasan, Sukarmin Idrus
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 320 times
PDF Downloaded: 361 times
Abstract
Pesisir pantai merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan, pada umumnya pesisir pantai memiliki keanekaragaman selain itu juga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai tujuan wisata. Tetapi jika tidak dikelola dengan baik maka pesisir pantai dapat menjadi kotor dan mengurangi nilai estetika.Sampah yang dibuang sembarangan dapat beepengaruh pada kesehatan dan juga kebersihan lingkungan menjadi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran komposisi sampah dan juga kelimpahan sampah yang dihasilkan dipantai wisata armydock berdasarkan factor arus laut, gelombang laut dan pasang suru air laut. Kecepatan arus yang berada dipantai armydock mempengaruhi masuknya sampah dari arah barat laut dan kembale kea rah utara sementara itu gelombang juga dapat memberikan masuknya sampah ke pantai dan sangat berkontribusi terhadapat limpahan sampah dan banyaknya komposisi sampah. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi berat sampah makro dan meso di pantai wisata armydock didominasi oleh sampah plastik dengan besaran 62%, sampah logam 25%, sampah pecahan kaca dan keramik sebesar 9% dan sampah busa 2% serta sampah karet 2%. komposisi jenis sampah yang paling mendominasi yaitu jenis sampah plastik, jumlah sampah makro sebesar 70% dan jenis sampah logam, jumlah sampah meso sebesar 51%
Keywords
References
KLHK.. Pemantauan Sampah Laut Indonesia Tahun 2020. Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut, Dirjen Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lippiatt, S.M., Arthur, C.D., and Wallace, N.E. (2013). “Assessing the abundance and types of marine debris on shorelines and surface waters in Chesapeake Bay tributaries stratified by land use.” Presentation at the Ocean Sciences Meeting, 20-24 February 2012, Salt Lake City, UT, USA.
Latif K.S, 2022. Kelimpaahn dan Sebaran Sampah Laut di Wisata Panatai Akkarena dan Tanjung Bayang Kota Makassar. [Skrispi]. Departemen Ilmu Kelautan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Makassar.
Masjhoer, J. M. (2011). Kajian Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul. 25.
Ningsih N.W, Putra A, Anggara M.R, Suriadin H. 2020. Identifikasi Sampah Laut Berdasrkan Jenis dan Massa Di Perairan Pulau Lae-Lae Kota Makassar. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis. 4(2): 10-18
NOAA National Oceanic and Atmasphepheric Administration. 2013 Programmtic Envionmental Assessment (PAE) for the NOAA Marine Debris Program (MDP. ). Maryland (US): NOAA. 168 p.
NOAA. National Oceanic and Atmospheric Administration. 2015. Turning the Tide on Trash. A Learning Guide On Marine Debris. NOAA PIFSCCRD.
Ningsih, N. W., Putra, A., & Suriadin, H. (2020). Identifikasi Sampah Laut Berdasarkan Jenis dan Massa di Perairan Pulau Lae-Lae Kota Makassar. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, 4, 10–18.
Sekarwati N, Murachman B dan Sunarto (2015). Dampak Logam Berat (Tembaga dan Perak) pada Limbah Cair Industri Perak Terhadap Kualitas Air di Kota Gede Yogyakarta. Jurnal Ekosains Vol. VII No 1. Hal. 64-76.
Subekti, S. 2017 Pengelolaan Sampah Rumah Tangga 3R Berbasis Masyarakat. Jurnal Teknik lingkungan. 2(1) 24-30
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








