Pelatihan Pengelolaan Pangan Lokal bagi Ibu Siswa PAUD dalam Pemenuhan Nutrisi Anak Stunting Desa Tetaf

Author


Dens E.S.I Asbanu(1Mail), Anggreni B Liunokas(2), Alfonsa M Abi(3),
(1) Institut Pendidikan SoE, Indonesia
(2) Institut Pendidikan SoE, Indonesia
(3) Institut Pendidikan SoE, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 160KB]  Language: en
Available online: 2023-05-01  |  Published : 2023-05-01
Copyright (c) 2023 Dens E.S.I Asbanu, Anggreni B Liunokas, Alfonsa M Abi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 138 times PDF Downloaded: 143 times

Abstract


Stunting adalah masalah gagal tumbuh pada bayi akibat kurang nutrisi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan yang menghambat pertumbuhan linier pada anak balita dan mempengaruhi kemampuan kognitif mereka. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dapat menjadi solusi untuk menangani stunting pada balita, terutama makanan keluarga berbasis bahan pangan lokal. Namun, seringkali PMT pada bayi/balita kurang diperhatikan terutama dalam hal kepadatan zat gizinya. Prevalensi anak stunting di Desa Tetaf, Kabupaten TTS cukup tinggi. Oleh karena itu, dilakukan upaya untuk meningkatkan penanganan stunting melalui pelatihan pengolahan pangan lokal bagi ibu anak PAUD dalam pengolahan sayuran menjadi stik. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa KKNT Institut Pendidikan Soe bekerja sama dengan Puskesmas kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dalam pembuatan stik sayur sebagai makanan pendamping ASI dan PMT yang sehat dan bergizi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat membantu mencegah stunting pada anak-anak dan memberikan manfaat bagi ibu siswa PAUD dalam mempersiapkan makanan tambahan lokal yang seimbang dan bergizi untuk anak-anak mereka. Kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat setempat dan memberikan kontribusi bagi penanganan stunting pada anak-anak di  Desa Tetaf.


Keywords


stunting, makanan tambahan (PMT), pangan lokal, pengolahan sayuran, anak PAUD

References


Djauhari, T. (2017). Gizi Dan 1000 Hpk. Saintika Medika, 13(2), 125. https://doi.org/10.22219/sm.v13i2.5554

Richard, S. A., Black, R. E., Gilman, R. H., Guerrant, R. L., Kang, G., Lanata, C. F., Mølbak, K., Rasmussen, Z. A., Sack, R. B., Valentiner-Branth, P., Checkley, W., Moore, S. R., Lima, A. A. M., Pinkerton, R. C., Aaby, P., Cabrera, L. Z., Bern, C., Sterling, C. R., Epstein, L. D., … Verastegui, H. (2012). Wasting is associated with stunting in early childhood. Journal of Nutrition, 142(7), 1291–1296. https://doi.org/10.3945/jn.111.154922

Waroh, Y. K. (2019). Pemberian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penanganan Stunting Pada Balita Di Indonesia. Embrio, 11(1), 47–54. https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1852

Wati, S. K., Kusyani, A., & Fitriyah, E. T. (2021). Pengaruh faktor ibu ( pengetahuan ibu , pemberian ASI- eksklusif & MP-ASI ) terhadap kejadian stunting pada anak. Journal of Health Science Community, 2(1), 13.

Zurhayati, Z., & Hidayah, N. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), 1–10. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730


Refbacks

  • There are currently no refbacks.