Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Daun Salam (Eugenia polyantha) Untuk Penyakit Diabetes di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi

Author


Tien Wahyu Handayani(1Mail), Valentina Anrelia Patana(2), Dea Anastasya Tompa(3),
(1) Program Studi S1 Farmasi Sekolah tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu,
(2) Program Studi S1 Farmasi Sekolah tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu,
(3) Program Studi S1 Farmasi Sekolah tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 86KB]  Language: en
Available online: 2023-07-24  |  Published : 2023-07-24
Copyright (c) 2023 Tien Wahyu Handayani, Valentina Anrelia Patana, Dea Anastasya Tompa
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 339 times PDF Downloaded: 396 times

Abstract


Total pengidap diabetes melitus diperkirakan bakal meningkat menjadi dua kali lipat dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta orang pada tahun 2030. Ciri-ciri efek akan mampu mengembangkan munculnya kencing manis diantaranya yaitu olahraga yang kurang teratur,obesitas atau kegemukan, faktor genetik atau keturunan, dan pola hidup yang tidak sehat, diantaranya meliputi pola makan tinggi energi karbohidrat ditambah gaya hidup dengan stres dan kecemasan yang tinggi merupakan faktor akan berperan terjadinya resistensi insulin. Pengobatan diabetes dalam jangka waktu yang panjang mengguras biaya yang cukup banyak. Hal inilah yang membuat kami terdorong untuk melakukan pengabdian di Desa Maku, Kab. Sigi, Sulawesi Tengah yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang daun salam sebagai obat diabetes. Efektivitas penyuluhan ini dapat diuji dengan  kuisiner kepuasan mitra terhadap kegiatan yang dilakukan. Hasil yang di dapati yakni 95% mitra merasa puas dengan edukasi tersebut.


Keywords


Edukasi, Daun Salam, Diabetes

References


Brahmacari. G. (2011). Bio flavonoid with promising antidiabetic potential a critical survey. Opportunity, Challenge and scope of Natural product in Medicinal Chemistry 187- 212.

Guyton, A.,C., dan Hall, J.E. (2008). Buku ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta: EGC.

Hannan, J.M.A., Ojo,O.O., Ali,L., Rokeya,B., Khaleque,J., Akhter, M., Flatt, P. R and Wahab, H.A.A. (2015). Actions underlying antidiabetic effects of ocimum sanctum leaf extracts in Animal models of type 1 and type 2 Diabetes EJMP, 5(1):1-12.

Ojewole. J.A.O. (2005). Antinocicepture, antiniflamatory and antidiabetic effect of Bryophyllum Pinnatum (crassulaceae) leaf Aqulous Extract. Journal of Ethanopharmacology. 99(1) :13-19.

Othman A., Mukhtar Nj., Ismail Ns., Chang sk.,. (2004). Phenolics, Flavonoids content and antioxidant activities of 4 Malaysian herbal plants. IFRJ. 21(2): 66-759.

Putri Desak, K .S.C., Hermanto, B.dan Wardani, T. (2014). Pengaruh pemberian infusum daun salam (Eugenia polyantha) terhadap kadar glukosa darah tikus (Rattus norwegicus) yang diinduksi alloksan. Veteria Medika 7 ( 1).

Qaseem, A, Humprey, L.L, Sweet, D. E, Starke, M, and Shekelle, p. (2012). Oral Pharmacologic treatment of type 2 diabetes melitus: a clinical practice guideline from the American College of Physicians, Ann Intern med 156(3): 281-31.

Sakoda, H., Ogihara, T, Anai, M., kikuchi, M., oka, y., and Asano, T. (2000). Dexametasone induced resiteance in 3T3-Li adipocytes is due to inhibition of glukose transport rather than insulin signal transduction. Diabetes, 49 (10):1700-1708.available in http://diabetes.diabetesjournal.org/ content/49/10/1700.long

WHO. (2012). Definition diagnosis and classification of diabetes melitus and its complication. reported WHO consultations

Wild, S., Roglic, G., Green, A., Sicree, R. And King, H., (2004). Global prevalence of diabetes. Diabetes Care, 24, 1047-1053.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.