Pengembangan Keterampilan Berbicara Anak Melalui Permainan Interaktif Things in Your Bag di TPQ Kawasan Teluk Tomini

Author


Nurlaila Husain(1Mail), Manda Rohandi(2),
(1) Univeritas Negeri Gorontalo,
(2) Univeritas Negeri Gorontalo,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 331KB]  Language: id
Available online: 2025-06-12  |  Published : 2025-06-12
Copyright (c) 2025 Nurlaila Husain, Manda Rohandi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 71 times PDF Downloaded: 41 times

Abstract


Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris merupakan keterampilan penting dalam komunikasi global, namun masih kurang dikembangkan di lembaga nonformal seperti Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Di TPQ Imam Syafii kawasan Teluk Tomini, anak-anak menunjukkan minat tinggi terhadap bahasa Inggris tetapi belum memiliki keterampilan berbicara yang memadai akibat keterbatasan media, metode konvensional, dan minimnya interaksi komunikatif. Untuk mengatasi hal tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbicara anak-anak usia Sekolah Menengah Pertama melalui permainan interaktifThings in Your Bag.Permainan ini menghubungkan benda nyata dengan penggunaan bahasa Inggris dalam konteks sehari-hari, menciptakan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan. Kegiatan ini menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator serta tujuh anak TPQ sebagai peserta. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan kosakata, simulasi percakapan, permainan tebak-tebakan, dan refleksi kelompok. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan rekaman video untuk melihat perubahan sikap, keaktifan, dan kemampuan berbicara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, kepercayaan diri, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. Suasana belajar menjadi lebih hidup dan inklusif, serta mendorong anak-anak untuk berani berinteraksi secara lisan. Selain manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktik lapangan bagi mahasiswa, terutama dalam menerapkan teori pembelajaran bahasa, membangun komunikasi edukatif, dan beradaptasi dengan lingkungan nonformal. Luaran dari kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan peserta dan penguatan soft skills mahasiswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan konkret dan kontekstual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak di lingkungan pendidikan nonformal

Keywords


Bahasa Inggris, game-based learning, keterampilan berbicara, pengabdian masyarakat, TPQ

References


Andriani, D., & Syarif, H. (2021, September). Using Communicative Games to Improve Students Speaking Skill. In Eighth International Conference on English Language and Teaching (ICOELT-8 2020) (pp. 128-130). Atlantis Press.

AlHouli, A. I., & Al-Khayatt, A. K. A. (2020). Assessing the Soft Skills Needs of Teacher Education Students. International Journal of Education and Practice, 8(3), 416-431.

Butarbutar, R., & Sauhenda, A. F. (2025) An interactive role-based strategy to enhance EFL learners speaking performance.

Ishak, S. A., & Aziz, A. A. (2022). Role play to improve ESL learners communication skills: A systematic review. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 12(10), 884-892.

Liu, F., Vadivel, B., Rezvani, E., & Namaziandost, E. (2021). Using games to promote English as a foreign language learners willingness to communicate: Potential effects and teachers attitude in focus. Frontiers in psychology, 12, 762447.

Kobari, S. R., Shayeb, S. J., & Dawood, I. K. (2022). The Effect of Using Games in Teaching on Students Achievement and Motivation. In Radical Solutions in Palestinian Higher Education: Research from An-Najah National University (pp. 29-38). Singapore: Springer Singapore.

Kanoksilapatham, B., & Channuan, P. (2018). EFL learners and teachers positive attitudes towards local community based instruction. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 7(3), 504-514.

Wang, Z., & Cai, Y. (2021, June). Digital game-based tools for EFL learners in Asian countries. In 2021 2nd International Conference on Mental Health and Humanities Education (ICMHHE 2021) (pp. 382-387). Atlantis Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.