Author
Selamat Parmin(1
(1) Universitas Kader Bangsa, Palembang,
(2) ,
(3) ,
(4) ,
| Article Analytic |
Available online: 2025-01-05 | Published : 2025-01-05
Copyright (c) 2025 Selamat Parmin
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 92 times
PDF Downloaded: 61 times
Abstract
infeksi nosokomial rumah sakit pada pasien yang dirawat inap di seluruh dunia mencapai 9% atau <1,4 juta pasien. Tingginya angka kejadian infeksi nosokomial mengakibatkan kualitas mutu pelayanan kesehatan dinyatakan rendah (Irdan, 2019). Di negara berkembang termasuk Indonesia, rata-rata prevalensi infeksi nosokomial adalah sekitar 9,1 % dengan variasi 6,1%-16,0%. Di Indonesia infeksi nosokomial mencapai 15,74% jauh diatas negara maju yang berkisar 4,8 15,5%. Hand hygiene merupakan salah satu penerapan perawat dalam pencegahan infeksi nasokomial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan perawat dengan pencegahan infeksi nosocomial di rumah sakit di Bukit Asam Medika Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilakukan bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2024. Populasi pada penelitian adalah semua perawat yang bertugas di Rumah Sakit Bukit Asam Medika Tahun 2024, dengan jumlah populasi sebanyak 147 orang perawat. Simple Random Sampling, yaitu setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel berjumlah 60 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, data diolah secara komputerisasi dengan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan (66,7 %) responden dengan komunikasi terapeutik baik, (53,3 %) responden pengetahuan tinggi, (63,3%) responden sikap positif dan (60%) responden emosi rendah. Hasil analisis terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,007), sikap (p value=0,015) dan emosi (p value = <0,0001) dengan penerapan komunikasi terapeutik perawat. Perlunya melakukan strategi-strategi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan penerapan komunikasi terapeutik perawat, misalnya dengan pemberian reward, kompetisi yang sehat, menciptakan tujuan bersama, pembiasaan /conditioning, penggunaan model dan sebagainya
Keywords
References
Clancy, C., Delungahawatta, T & Dunne, C. P. (2021). Handhygiene-related clinical trials reported between 2014 and 2020: A comprehensive systematic review. Journal of Hospital Infection, 111(1), 6-26.
Basuki, D., Nofita, M., (2019). HubunganKepatuhanCuciTanganEnam Langkah Lima MomenPerawatdenganKejadian Phlebitis di RSUD Dr. Wahidin SudiroHusodo Mojokerto,Jurnal Keperawatan STIKES Wiliam Booth. Volume 3 Nomor 2, 5467.
Budiman., Riyanto, A., (2020). Kapita Selekta Kuisioner Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika, Jakarta.
Darmadi (2021) Infeksi Nosokomial Problematika Dan Pengendaliannya, Jakarta: Salemba Medika
Dewi, P.S., (2021), Hubungan Motivasi dengan Tingkat Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Five Moments Hand Hygiene pada Era Pandemi di Klinik Rawat Inap dr. M. Suherman Universitas Muhammadiyah Jember, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 4 No. 1.
Fauzia, N., Keperawatan Jabal Ghafur Sigli, A., Keperawatan Jabal Ghafur, A., & Pidie, K. (2018). Hubungan Faktor Individu Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Hand Hygiene The Effect Of Individual Factors On Nurse Compliance In Implementing Hand Hygiene. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6, 1.
Ginting, C. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat terhadap Pelaksanaan Universal Precaution Upaya Memutus Rantai Infeksi di Rumah Sakit. Retrieved from Preprints: https://osf.io/tec4g/
Irdan. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Nosokomial (INOS) oleh Perawat di Irna Bedah RSUD Kayu Agung Kabupaten Oki Tahun 2017. Prosiding Seminar Nasional dan Diseminasi Penelitian Kesehatan, 142-145.
Imron, MK., Maulidia, R., Dafir, A., (2022), Hubungan Motivasi dan Beban Kerja dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Cuci Tangan, Jurnal Sosial dan Sains, Volume 2 Nomor 7, P-ISSN 2774-7018, E-ISSN 2774-700X
Handayani Y V, Kusumapradja R. (2019).Hubungan Motivasi Kerja Perawat Terhadap Penerapan Program Keselamatan Pasien Di Unit Rawat Inap Rumah Sakit X Tangerang Selatan. Hospitalia. 1(1):6780.
Hariwibowo, C., Larasati, A.L., (2020). Penggunaan Desinfektan dan Antiseptik Pada Pencegahan Penularan Covid-19 di Masyarakat. Majalah Farmasetika, Volume 5. Nomor 3, Hal. 137-145
Handoko, H., (2021), Manajemen Personalia dan Sumber daya Manusia, BPFE,Yogyakarta
Kemenkes RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 27 tahun 2017 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kemenkes RI, (2021), Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 47 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, Jakarta
Kemenkes RI. (2020). Berdasarkan Surat Edaran Nomor :HK.01/07/MENKES/312/2020 Tentang Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Tenaga kesehatan
Naisa Nabila Sari, S., Ari Fakhrur Rizal, A., & Muhammadiyah Kalimantan Timur, U. (n.d.).(2020). Hubungan Perilaku Mencuci Tangan Perawat dengan Angka Kejadian Infeksi Nosokomial: Tradisional Literatur Review (Vol. 2, Issue 1).
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Notoatmodjo, Soekidjo. 2020. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Novia Hertina, Y., Lestari, S., Hapsarii, R., Lestari, E. S., & Hapsari, R. (2019). Hubungan Cuci Tangan Terhadap Penurunan Jumlah Bakteri Pada Hospital Personnel Di Rs Nasional Diponegoro. 8(2).
Refbacks
- There are currently no refbacks.




