Author
Irma Suryani Idris(1
(1) Universitas Negeri Makassar, Makassar Indonesia,
(2) ,
(3) ,
(4) ,
(5) ,
| Article Analytic |
Available online: 2024-12-15 | Published : 2024-12-15
Copyright (c) 2024 Irma Suryani Idris, A. Bida Purnamasari, Rezki Amalia, A. Mushawwir Taiyeb, Ismail I
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 67 times
PDF Downloaded: 179 times
Abstract
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal atau meredam dampak negatif oksidan dengan kata lain antioksidan ini merupakan suatu molekul yang dapat menghambat oksidasi molekul lain. Antioksidan bekerja dengan cara mendonorkan satu elektronnya kepada senyawa yang bersifat oksidan sehingga aktivitas senyawa oksidan tersebut dapat di hambat. Antioksidan dibutuhkan tubuh untuk melindungi kulit dari berbagai kerusakan sel akibat radiasi UV dan antipenuaan. Antioksidan adalah suatu senyawa atau komponen kimia yang dalam kadar atau jumlah tertentu mampu menghambat atau memperlambat kerusakan akibat proses oksidasi. Tubuh manusia tidak mempunyai cadangan antioksidan dalam jumlah berlebih, sehingga apabila terbentuk banyak radikal maka tubuh membutuhkan antioksidan eksogen. Adanya kekhawatiran tersebut maka perlunya sosialisasi peranan antioksidan terhadap peremajaan kulit terutama di lingkungan kerja. Pengabdian ini dilaksanakan di lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung yang bertujuan untuk memberikan pemahaman atau edukasi mengenai peranan antioksidan terhadap proses peremajaan kulit. Penyampaian materi pada pelatihan ini dilakukan secara klasikal, semua peserta mengikuti materi yang disampaikan dengan cara ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh cleaning service yang bertugas di Lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung. Hasil dari pengabdian ini direspon dengan baik oleh peserta, minat dan motivasi yang tinggi dari peserta pelatihan sangat menunjang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dari dosen kepada peserta pelatihan.
Keywords
References
Aizah, S. (2016). Antioksidan Memperlambat Penuaan Dini Sel Manusia. Jurnal Prosiding Semnas Hayati JV. Kediri: Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Allemann, I. B., & Baumann, L. (2008). Antioxidants Used in Skin Care Formulations, 18.
Brodell, L., & Rosenthal, K. (2008). Skin Structure and Function: The Bodys Primary Defense Against Infection. Infectious Diseases in Clinical Practice, 16(2), 113117. https://doi.org/10.1097/IPC.0b013e318 1660bf4
Galvez, M. V. (2010). Antioxidants in photoprotection: do they really work? Actas Dermosifiliogr, 101, 197200.
Haerani A, Anis Yohana Chaerunisa, Anas Subarnas. (2018). Artikel Tinjauan: Antioksidan Untuk Kulit. Jurnal Farmaka, Volume 16 Nomor 2, 135-151.
Husna, R. (2019). Formulasi Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis (L) Kuntze) Merek B Sebagai Anti-aging dalam Sediaan Masker Sheet. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Jain, S.K., Jain, N. K. (2010). No Title. Multiparticulate Carriers for SunScreening Agents. Int. J. Cosmet. Sci. Jansen, R., Wang, S.Q., Burn, 8998. Jain, P. K., & Agrawal, R. K. (2008). Antioxidant and Free Radical Scavenging Properties of Developed Mono- and Polyherbal Formulations. Asian J. Exp. Sci, 22(3), 213220.
Lai-Cheong, J. E., & McGrath, J. A. (2017). Structure and function of skin, hair and nails. Medicine (United Kingdom), 45(6), 347351. https://doi.org/10.1016/j.mpmed.2017.0 3.004
Reis Mansur, M. C. P. P., Leito, S. G., Cerqueira-Coutinho, C., Vermelho, A. B., Silva, R. S., Presgrave, O. A. F., Santos, E. P. (2016). In vitro and in vivo evaluation of efficacy and safety of photoprotective formulations containing antioxidant extracts. Brazilian Journal of Pharmacognosy, 26(2), 251258. https://doi.org/10.1016/j.bjp.2015.11.006
Refbacks
- There are currently no refbacks.




