Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital Kreatif, Pendidikan Berkarakter, dan Pemberdayaan Komunitas

Author


Ririn Muthia Zukhra(1Mail), Aldo Steven Andreas(2), Andika Fadhilah Saji Pratama(3), Christoffel Natanael(4), Imelda Tri Damerta(5), Krisman Rivaldo Panjaitan(6), Nadiah Marshella Siagian(7), Natalia Theopani Limbong(8), Nurul Qomariah(9), Reni Suharti(10), Yeni Pebrianti(11),
(1) Universitas Riau,
(2) Universitas Riau,
(3) Universitas Riau,
(4) Universitas Riau,
(5) Universitas Riau,
(6) Universitas Riau,
(7) Universitas Riau,
(8) Universitas Riau,
(9) Universitas Riau,
(10) Universitas Riau,
(11) Universitas Riau,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 3MB]  Language: id
Available online: 2024-09-07  |  Published : 2024-09-07
Copyright (c) 2024 Ririn Muthia Zukhra, Aldo Steven Andreas, Andika Fadhilah Saji Pratama, Christoffel Natanael, Imelda Tri Damerta, Krisman Rivaldo Panjaitan, Nadiah Marshella Siagian, Natalia Theopani Limbong, Nurul Qomariah, Reni Suharti, Yeni Pebrianti
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 227 times PDF Downloaded: 264 times

Abstract


Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau yang dilaksanakan di Kepenghuluan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada tahun 2024, bertujuan untuk membangun budaya literasi kreatif, meningkatkan pendidikan berkarakter, dan memberdayakan masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Program ini dirancang sebagai tanggapan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk rendahnya tingkat literasi digital, tingginya angka stunting, dan kurangnya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Dalam program ini, berbagai kegiatan diimplementasikan, seperti pelatihan literasi digital bagi siswa sekolah menengah, seminar tentang pencegahan stunting, serta pelatihan pengolahan hasil perikanan untuk mendukung usaha mikro masyarakat. Kegiatan literasi digital berhasil meningkatkan pemahaman siswa dan masyarakat tentang penggunaan teknologi secara produktif dan aman, dengan peningkatan sebesar 60% dalam keterampilan digital dasar. Selain itu, seminar kesehatan tentang stunting dihadiri oleh lebih dari 50 peserta, di mana mereka diperkenalkan pada konsep gizi seimbang dan pentingnya pemanfaatan produk lokal seperti ikan untuk mencegah stunting. Pelatihan pengolahan hasil laut juga memberikan dampak positif, dengan beberapa usaha rumah tangga melaporkan peningkatan penjualan hingga 10% melalui penerapan strategi pemasaran digital. Melalui kegiatan KKN ini membuktikan bahwa pendekatan pengabdian masyarakat yang berbasis pada kebutuhan lokal dan kolaborasi erat antara pemangku kepentingan dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka di dunia nyata, serta meningkatkan kapasitas mereka sebagai pemimpin masa depan.


Keywords


Literasi Digital, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Berkarakter, Pengolahan Perikanan

References


Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York: Wiley.

Halid, H., & Sari, W. (2008). Pengolahan hasil perikanan: Pembuatan ikan asin dan ikan asap. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ife, J. (1995). Community development: Creating community alternatives - Vision, analysis, and practice. Australia: Longman.

Kartasasmita, G. (1997). Pemberdayaan masyarakat: Konsep pembangunan yang berakar pada rakyat. Jakarta: LP3ES.

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Sudiman, A., & Fikri, A. (2015). Gizi ibu dan anak. Yogyakarta: Nuha Medika.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2012). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC.

Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Warschauer, M. (2003). Technology and social inclusion: Rethinking the digital divide. Cambridge, MA: MIT Press.

Wibowo, S. (2005). Teknologi pengolahan ikan. Jakarta: PT Penebar Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.