Author
Wila Sari Arien(1), Heni Maulana W(2
(1) Universitas Riau,
(2) Universitas Riau,
(3) Universitas Riau,
(4) Universitas Riau,
(5) Universitas Riau,
(6) Universitas Riau,
(7) Universitas Riau,
(8) Universitas Riau,
(9) Universitas Riau,
| Article Analytic |
Available online: 2024-09-06 | Published : 2024-09-06
Copyright (c) 2024 Wila Sari Arien, Heni Maulana W, Dara Agustin, Dzikra Nabila, Puja Sabil Abida, Muhammad Yahya, Ruth Sabarina Sinambela, Tio Masria Simantuntak, Rizkyka Novianda
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 127 times
PDF Downloaded: 64 times
Abstract
Desa Karya Indah di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau merupakan komunitaspertanian dengan potensi besar dalam budidaya kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan pupuk organik guna meningkatkan produktivitas pertanian, mendukungkeberlanjutan lingkungan, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Penelitian dilakukan dengan kolaborasi bersama petani lokal, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), dan pakar pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik yang dihasilkan berhasil memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga mendukung kesehatan tanah jangka panjang. Program ini tidak hanya meningkatkan hasil panen di perkebunan kelapa sawit, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas produksi dan akses pasar, keberhasilan program ini didukung oleh edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan. Upaya ke depan perlu difokuskan pada peningkatan infrastruktur, perluasan akses pasar, dan peningkatan keterlibatan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program. Penelitian ini menyoroti Desa Karya Indah sebagai model pertanian berkelanjutan yang dapat direplikasi di daerah pedesaan lainnya.
Keywords
References
Nuro, F., Priadi, D., & Mulyaningsih, E. S. (2016, Desember). "Efek pupuk organik terhadap sifat kimia tanah dan produksi kangkung darat (Ipomea Reptans Poir)" dalam prosiding seminar nasional hasil-hasil PPM IPB (Vol. 2939).
Suyana, J., Rahma, A. M., Widyasari, A. I., ZahraMaulidina, A., Damayanti, F. O., Luthfiana, H., ... & Salsabila, S. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Photosynthetic Bacteria (PSB) Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Petani di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. KREASI: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 103-111.
Madusari, S., Lilian, G., & Rahhutami, R. (2021). Karakterisasi pupuk organik cair keong mas (Pomaceae canaliculata L.) dan aplikasinya pada bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Teknologi, 13(2), 141-152.
Pahlepi, R., Dewi, A. S., Gaol, R. A. L., Kuswarak, K., Ahiruddin, A., Muzahit, Z., ... & Awalani, I. (2023). Upaya Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Melalui Penyuluhan Pentingnya Penggunaan Pupuk Organik Bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jaya, Tanggamus. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 4(02), 163-171.
Sentana, S. (2010). Pupuk organik, peluang dan kendalanya. Pupuk Organik, Peluang Dan Kendalanya.
Roidah, I. S. (2013). Manfaat penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah. Jurnal Bonorowo, 1(1), 30-43.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




