Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Meningkatkan Keikutsertaan Suami Sebagai Akseptor Vasektomi

Author


Dechoni Rahmawati(1Mail), Ristiana Eka Ariningtyas(2), Dwi Kartika Rukmi(3),
(1) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta,,
(2) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta,,
(3) Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta,,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 345KB]  Language: en
Available online: 2024-07-23  |  Published : 2024-07-23
Copyright (c) 2024 Dechoni Rahmawati, Ristiana Eka Ariningtyas, Dwi Kartika Rukmi
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 152 times PDF Downloaded: 121 times

Abstract


Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, pengetahuan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pria dalam menggunakan vasektomi sebagai metode kontrasepsi.. Vasektomi adalah prosedur bedah minor yang menghentikan aliran sperma dari testis ke saluran reproduksi pria. Meskipun prosedur ini telah ada selama beberapa dekade dan dianggap sebagai metode KB yang efektif, masih ada banyak faktor yang memengaruhi tingkat penerimaan dan penggunaan vasektomi di berbagai komunitas. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Tahap persiapan meliputi pengurusan izin, studi pendahuluan, pengumpulan bahan, dan persiapan alat dan bahan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahap pelaksanaan kegiatan adalah melaksanakan penyuluhan.. Tahap Evaluasi dilaksanakan dengan cara mengevaluasi hasil dari pengetahuan para suami terkait KB vasektomi. Hasil luaran dari pengabdian ini berupa artikel ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta. Berdasarkan hasil pretest didapatkan rata-rata nilai pretest dari peserta adalah 60 sedangkan setelah dilakukan pemberian materi nilai posttest pada peserta meningkat yaitu 73,33.


Keywords


Suami, Vasektomi, Pemberdayaan

References


Addah, A.O., et.al. (2014). To Determine The Knowledge and Attitudes on Modern Contraceptive Use Amongst Antenatal Attendees At The Niger Delta University Teaching Hospital, Okolobiri, South-South, Nigeria. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences (IOSR-JDMS). Volume 13, Issue 4. Ver.VI (Apr.2014), pp 01-07.

Agarwal, Koki, (2011), Family Planning and Reproductive Health, Paper Council on Foreign Relations, 1-14.

Atikah Proverawati, dkk. (2012). Panduan Memilih Kontrasepsi. Yogyakarta: Nuha Medika.

BKKBN. (2018). Badan Pusat Statistik Kementerian Kesehatan, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia.

Budisantoso, (2011). Partisipasi Pria dalam Keluarga Berencana di Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol.4/No.2/Agustus 2011.

Hanum Marimbi. (2011). Sosiologi dan Antropologi Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Hartanto, Hanafi. (2016). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Heejung, S.K., David K.S., and Shelley, E.T. (2012). Culture and Sociap Support. American Psychologist, September 2012.

Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS). (2016). Statistics Indonesia National Population and Family Planning Board Ministry of Health. MEASURE DHS: ICF International


Refbacks

  • There are currently no refbacks.