Skrining Anemia Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

Author


Evi Puspita Sari(1Mail), Zainul Arifin(2), Anthofani Farhan(3),
(1) Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Institut Teknologi Kesehatan Insan Cendikia Medika Jombang,
(2) Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Institut Teknologi Kesehatan Insan Cendikia Medika Jombang,
(3) Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Institut Teknologi Kesehatan Insan Cendikia Medika Jombang,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 100KB]  Language: en
Available online: 2024-07-22  |  Published : 2024-07-22
Copyright (c) 2024 Evi Puspita Sari, Zainul Arifin, Anthofani Farhan
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 165 times PDF Downloaded: 169 times

Abstract


Anemia is a non-communicable disease that often occurs in adolescent girls. Anemia in adolescents that is not resolved has the potential to continue into productive age. As a result, pregnant women with anemia will give birth to an unhealthy generation with low body weight, low immunity and stunting. Early detection of anemia needs to be done to prevent various impacts from occurring. The aim of this community service activity is to early detect anemia in young women through checking hemoglobin levels. The method for checking Hemoglobin (Hb) levels uses the Point of Care Testing (POCT) method. The target of this activity is 171 young women. The results of Hb examinations in young women showed that 23.02% had Hb levels less than normal (anemia) and 76.98% had normal Hb levels. It can be concluded that the incidence of anemia in adolescents is still high because it exceeds the 20% threshold.


Keywords


hemoglobin, adolescent girls, anemia screening

References


Adila et al, (2023). Menekan Angka Stunting Dengan Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Kelurahan Tanjung, Kec. Labuhan Haji, Lombok Timur nurpara Adila. Prosiding Seminar Nasional Gelar Wicara Volume 1

Astutik, W., & Dewi, N. L. M. A. (2023). Screening Anemia remaja Putri di Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Dauh Puri. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 4(1).

Faizah, N. N. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi Madrasah Aliyah Al Khoiriyah Kababupaten Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI, 53(9), 16891699.

Linasari, D., Yani, A., Mutiara, D., & Septiadi, E. (2024). Skrining Anemia dan Optimalisasi Program Pemberian Tablet Besi pada Remaja Putri di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(1), 48-56.

Mahyuddin, M., Jumiyati, J., Yulianti, R., Kusdalinah, K., & Rizal, A. (2022). Peran Remaja Tutor Dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), 2(2).

Marjan et al. (2023). Aksi Bergizi untuk Mewujudkan Remaja Bebas Anemia dan Stunting di Kota Depok. JurnalSOLMA,12(3):1150-1160

Natanael, S., Putri, N. K. A., & Adhi, K. T. (2022). Persepsi Tentang Stunting Pada Remaja PutrI di Kabupaten Gianyar Bali. Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 45(1), 1-10.

Setyaningrum dkk. (2023). Literatur Review Penyebab dan Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. Journal Of Noncommunicable Diseases, 3(2), 84-100

Setyaningsih, W., & Naimah, S. (2022). Praktek Unhealthy Diet Dan Anemia Pada Remaja Putri. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal. 6 (2)

Simbolon, D., Batbual, B., & Ludji, I. D. R. (2022). Pembinaan Perilaku Remaja Putri Dalam Perencanaan Keluarga Dan Pencegahan Anemia Melalui Pemberdayaan Peer Group Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Media Karya Kesehatan, 5(2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.