SANKSI KEBIRI KIMIA KEPADA PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK

Author


Muhammad Farhan(1Mail),
(1) Universitas Malikussaleh, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 570KB]  Language: en
Available online: 2023-01-09  |  Published : 2023-01-09
Copyright (c) 2023 Muhammad Farhan
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 137 times PDF Downloaded: 155 times

Abstract


This study aims to determine the regulation of chemical castration sanctions for perpetrators of sexual violence against children and legal protection related to the imposition of chemical castration sanctions on perpetrators of child sexual crimes. This study uses a normative juridical research method with a statutory approach. The nature of this research is descriptive analytical. The collection of legal materials is carried out by literature studies and data analysis techniques are carried out qualitatively. The results of this study indicate that chemical castration is one of the government’s effort which is believed to be able to anticipate sexual crimes against children and can provide a deterrent effect to perpetrators. But the fact is that since chemical castration was legalized until now it has not been able to prevent many cases of sexual crimes against children. Human Rights protection against the imposition of chemical castration sanctions for perpetrators of sexual crimes against children is contained in National and International legal instruments. In the National legal instruments, namely Article 28G Paraghraph (2) and Article 28I Paraghraph (1) of the 1945 Constitution, as well as Article 33 Paraghraph (1) of Law No.39 of 1999. While in International instrument it is contained in Article 5 of the Universal Declaration of Human Rights and Article 5 International Covenant on Civil and Political Right.


Keywords


Penalty, Chemical Castration, Sexual Crimes, Child

References


Ahmad Jamaludin, “Kebiri Kimia Sebagai Sanksi Tindakan Dalam Double Track System”, Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, Vol 15, No. 2, (2021), hlm. 71.

Ali Sulaiman Soetedjo dan Julitasari Sundoro, “Tinjauan Etika Dokter Sebagai Eksekutor Hukuman Kebiri,” Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, Vol 2, No. 2, (2018).

Dina Roszana dkk, “Eksistensi Hukuman Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Ditinjau Dari Pembentukan Norma Hukum Pidana,” Jurnal Hukum, Vol 7, No. 3, 2020, 28.

Hanafi Arif. “Rekonstruksi Hukum Tentang Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Tindak Pidana Pelecehan Seksual.” Journal of Chemical Information and Modeling Vol 53, No. 9 (2019): 1689–1699.

Irmawanti, Noveria Devy, and Barda Nawawi Arief. “Urgensi Tujuan Dan Pedoman Pemidanaan Dalam Rangka Pembaharuan Sistem Pemidanaan Hukum Pidana.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia Vol 3, No. 2 (2021): 217–227.

Lembah Nurani Anjar Kinanthi dkk, 2022 Pidana Kebiri Kimia Bagi Pelaku Pemerkosa Anak, PT Nasya Expanding Management, Jawa Tengah.

Muhammad Ainul Syamsu, 2016 Penjatuhan Pidana,Dua Prinsip Dasar Hukum Pidana, Prenadamedia Group, Jakarta.

Mahyani, Ahmad, Adam Yuriswanto, and Ahmad Mahyani. “Hukuman Kebiri Sebagai Pidana Tambahan Dalam Tindak Pidana Kejahatan Seksual.” Jurnal.Untag-Sby.Ac.Id Vol 14 (2018): 28–40.

Ruslan Renggong dan Dyah Aulia Rachma Ruslan, 2021 Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Hukum Nasional, Kencana, Jakarta.

Ridwan Karim. “Hukum Pidana: Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Sumber Hukum.” Penerbitbukudeepublish.Com. Last modified 2021. Accessed March 9, 2022. https://penerbitbukudeepublish.com/materi/hukum-pidana/.

Rusmilawati Windari dan Azmi Syahputra. “Menakar Aspek Kemanfaatan Dan Keadilan Pada Sanksi Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Anak Di Indonesia” Vol 3 (2020): 151–156.

Supriyadi Widodo dkk, 2016 Menguji Euforia Kebiri: Catatan Kritis (Chemical Castration) Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Anak Di Indonesia, Institute for Criminal Justice Reform, Jakarta Selatan.

Sumy Hastry Purwanti, 2017 Kekerasan Pada Anak & Wanita Perspektif Ilmu Kedokteran Forensik, Rayyana komunikasindo, Jakarta Timur.

Tahta Aidilla. “Meningkatnya Kekerasan Terhadap Anak Saat Pandemi | Republika Online.” Republika. Last modified 2021. Accessed December 24, 2021. https://www.republika.co.id/berita/qz2kw5430/meningkatnya-kekerasan-terhadap-anak-saat-pandemi.

Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Widnyana, I Komang, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, and Ni Made Sukaryati Karma. “Sanksi Pidana Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Anak.” Jurnal Konstruksi Hukum Vol 1, No. 1 (2020): 197–202.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.