Alternatif Bahan Bakar dari Proses Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik

Author


Haryati Lubis(1Mail),
(1) Institusi afiliasi Universitas Amir Hamzah, Jl. Pancing Pasar V Barat Medan Estate, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 89KB]  Language: en
Available online: 2024-03-18  |  Published : 2024-03-18
Copyright (c) 2024 Haryati Lubis
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 158 times PDF Downloaded: 133 times

Abstract


Plastik adalah suatu material organik sintetik atau material organik semi sintetik yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Dari produk plastik, dihasilkan salah satunya polypropylene. Polypropylene sendiri merupakan polimer termoplastik yang dibuat dari hasil polimerisasi molekul propilena. Sebagian besar monomer polypropylene berasal dari proses perengkahan uap dengan menggunakan nafta yang merupakan percahan berharga minyak mentah. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Permasalahan sampah di Indonesia khususnya sampah plastik sampai saat ini masih belum terselesaikan. Plastik sangat sulit untuk terurai secara alami, sehingga perlu adanya solusi untuk permasalahan tersebut, bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua dunia pengguna plastik setelah Cina. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pirolisis 250 C menghasilkan volume minyak 420 ml, densitas 0,75 gr/ml, nilai kalor 39.221 J/gr, kemudian suhu 300C menghasilkan volume 480 ml, densitas 0,76 gr/ml, nilai kalor 38.870 J/gr, sedangkan pada suhu 350 C menghasilkan volume 500 ml, densitas 0,77 gr/ml, nilai kalor 38.301 J/gr. Adapun nilai oktan minyak pirolisis adalah 83,5 dan nilai viskositasnya sebesar 0,034 Poise.


Keywords


Limbah Plastik, Bahan bakar

References


Achyut K.P., (2011), Studies on process optimization for production of liquid fuels from waste plastics, PhD Thesis, National Institute of Technology, Rourkela.

Osueke dan Ofundu, (2011), Conversion of Waste Plastics (Polyethylene) to Fuel by Means of Pyrolysis, International Journal of Advanced Engineering Sciences and Technologies, 4 (1), pp. 021 – 024.

Purwaningrum P., (2016), Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik Di Lingkungan, Jurnal Teknik Lingkungan, 8 (2), pp. 141-147

Sahwan F.L., Martono D.H., Wahyono S., dan Wisoyodharmo L.A., (2005), Sistem Pengolahan Limbah Plastik di Indonesia, Jurnal Teknik Lingkungan BPPT


Refbacks

  • There are currently no refbacks.