Author
Grace Erlyn Damayanti S(1
(1) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Jln. Sudirman No.38 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara – Indonesia, Indonesia
(2) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Jln. Sudirman No.38 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara – Indonesia,
| Article Analytic |
Available online: 2024-02-27 | Published : 2024-02-27
Copyright (c) 2024 Grace Erlyn Damayanti S, Desika Wali Pardede
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 99 times
PDF Downloaded: 68 times
Abstract
1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan fase kritis dalam tahap an pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada periode waktu ini nutrisi berdampak terhadap pertumbuhan anak. Selain itu stimulasi yang diterima bayi juga akan berdampak jangka panjang terhadap kehidupan bayi sampai dewasa. Ketika bayi berusia 6-12 bulan, bayi diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI). Jika terjadi kegagalan saat pemberian makanan pada bayi usia ini akan berdampak terhadap pertumbuhan bayi pada tahapan selanjutnya. Indikator dari penentuan status gizi bayi adalah berat. Berat badan bayi dipengaruhi oleh asupan gizi sebagai factor internal dan stimulasi sebagai factor esternal. Stimulasi memiliki peran dalam peningkatan hormon pertumbuhan. Stimulasi yang dapat diberikan salah satunya adalah pijat bayi yang dapat meningkatkan kerja hormon yang menyebabkan nutrisi terserap dengan baik sehingga tercapai pertumbuhan bayi yang optimal.  Penelitian yang telah dilakukan mendapatkan bahwa baby massage berpengauh terhadap peningkatan berat badan bayi usia 0-6 bulan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dalam melakukan pijat bayi.
Keywords
References
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2021). Profil Kesehatan Sumatera Utara Tahun 2020. Medan: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
Field, T., et al. (2017). Infant Behavior and Development Mother Massaging their Newborn with Lotion Versus No Lotion Enhances Mothers’ and Newborn Sleep. Infant Behavior and Development, 45, 31-37 http://doi.org/10.1016/j.infbeh.201 6.08.00 4.
Fitria Rizki. (2019). Hubungan Massage Pada Bayi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan Di BPS Hj Nurfatimah, S.ST Bojonegoro. Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA, Vol.9 No.2, Agustus 2019
Junita, Elvira dkk. (2022). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Bayi Di Desa Rembah Hilir. Jambura Journal of Health Science and Research. Volume 4 No. 3 (2022).
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate. Diakses pada tanggal 25 Desember 2022
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Mulyana, Intan & Setianingsih, Wahyu. (2020). Perubahan berat badan bayi usia 6-12 bulan sebelum dan sesudah mendapat baby spa. Malang Journal of Midwifery, Volume 2 Nomor 1
Parwati, N.W.M. and Wulandari, I.A. (2017) ‘Hubungan Pijat Bayi Dengan Perkembangan Bayi Umur 3-6 Bulan The Relations Between Baby Massage And 3- 6 Months’ Old Baby Development’, Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 1(2), pp. 145–150.
Sari, N.J.P. (2020) Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan Bayi Umur 5-6 Bulan Di Desa Rimbo Panjang. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Riau
Septiani Bds, Nurmaningsih, Nisa Sh. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Metode Emotional Demonstration Terhadap Pengetahuan Ibu. Jambura J Heal Sci Res I. 2021;1(1):9–16.
Siahaan, E, R. dan Juniah. (2022). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, Vol 4, No.1 Februari 2022, PP. 14-20
Soetjiningsih. (2016). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC
Sukarja. (2017). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita Untuk Keperawatan Dan Kebidanan. Jogjakarta: D-Medika.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




