Author
Hartati Kapita(1
(1) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan, Indonesia
(2) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan,
(3) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan,
(4) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan,
(5) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan,
(6) Universitas Pasifik Morotai Progam Studi Teknik Lingkungan,
| Article Analytic |
Available online: 2024-02-09 | Published : 2024-02-09
Copyright (c) 2024 Hartati Kapita, Sukarmin Idrus, Marwis Aswan, Muhammad Reza Kusman, Muhammad Fahmi Aja, Irfan Hi Abd Rahman
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 91 times
PDF Downloaded: 88 times
Abstract
Sampah adalah produk samping dari proses alam dan kegiatan manusia yang perlu ditangani secara teratur karena keberadaannya dapat membahayakan kesehatan lingkungan dan masyarakat. Penanganan sampah menjadi masalah yang kompleks seiring berjalannya waktu karena jumlah sampah yang harus ditangani cenderung meningkat seiring dengan jumlah penduduk dan aktivitas di perkotaan. Secara umum, kondisi ini telah berkembang menjadi masalah strategis dalam lingkugan hidup. Oleh karena penanganan sampah diperlukan penanganan serius, seperti pemanfaatan lubang biopori untuk pengolaan sampah organic. Bipori adalah salah satu metode pengolahan sampah organik yang memanfaatkan dua lubang, atau pores, untuk mendegradasi sampah secara alami. Â
Keywords
References
Adidarma, W., Susanto, T., & Irawan, D. S. (2019). Pemanfaatan Teknologi Biopori untuk Pembuangan Sampah Organik dan Pencegahan Banjir di Kelurahan Menteng Atas. Indonesian Journal for Social Responsibility, 1(01), 27-39.
Arifin, Z., Tjahjana, D. D. D. P., Rachmanto, R. A., Suyitno, S., Prasetyo, S. D., & Hadi, S. (2020). Penerapan Teknologi Biopori Untuk Meningkatkan Ketersedian Air Tanah Serta Mengurangi Sampah Organik Di Desa Puron Sukoharjo. SEMAR: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat, 9(2), 53-63.
Marliani, N. (2015). Pemanfaatan limbah rumah tangga (sampah anorganik) sebagai bentuk implementasi dari pendidikan lingkungan hidup. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 4(2).
Gholam, G. M., Kurniawati, I. D., Laely, P. N., Amalia, R., Mutiaradita, N. A., Rohman, S. N., ... & Amalia, K. R. (2021). Pembuatan dan Edukasi Pentingnya Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Membantu Meningkatkan Kesadaran Mengenai Sampah Organik serta Ketersediaan Air Tanah di Dusun Tumang Sari Cepogo. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 9(2), 108-116.
Purnami, W. (2016). Lubang Resapan Biopori (LRB): Alternatif Teknologi Sederhana Panen Hujan Dalam Rangka Pelestarian Air. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 8(2), 227-232.
Wijaya, S. A., Soebiyakto, G., & Ma'sumah, M. (2019). Pembuatan lubang resapan biopori dan pupuk kompos cair dari sampah di RW IX, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS, 2(2), 59-66.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




