Author
Anggi Ardhiasti(1
(1) Prodi D3 Asuransi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang, Indonesia
(2) Prodi D3 Asuransi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang,
(3) Prodi D3 Asuransi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang,
| Article Analytic |
Available online: 2023-12-02 | Published : 2023-12-02
Copyright (c) 2023 Anggi Ardhiasti, Ayu Tyas Purnamasari, Elystia Vidia Marselina
Article can trace at:
Article Metrics
Abstract Views: 159 times
PDF Downloaded: 88 times
Abstract
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Program ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, salah satunya adalah meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program JKN, salah satunya adalah masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan kader JKN dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dapat menghambat keberhasilan program JKN dalam mencapai tujuannya. Tujuan: meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN di Kabupaten Kediri. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan dengan materi komunikasi interpersonal, komunikasi publik, dan materi Jaminan Kesehatan Nasional. Pendampingan dilaksanakan selama 1 hari dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada kader JKN untuk mempraktikkan keterampilan berkomunikasi yang telah mereka pelajari. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN. Hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa peserta pelatihan dapat menerapkan keterampilan berkomunikasi yang telah mereka pelajari dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan manfaat bagi para peserta dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan JKN di Kabupaten Kediri. Namun, perlu adanya upaya untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi bagi kader JKN secara berkelanjutan.
Keywords
References
Ardhiasti, A., Mu’adzah, D. R. And Ningrum, H. D. (2022) ‘The Premium Assistance Beneficiaries Of National Health Insurance’S Experience In Using Healthcare In Kediri’, Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 9(3), P. 157. Doi: 10.35842/Jkry.V9i3.679.
BPJS Kesehatan (2018) BPJS Kesehatan Perkokoh Sinergi Dengan Kementerian Dalam Pengelolaan Data Peserta PBI JK. Available At: Https://Bpjs-Kesehatan.Go.Id/Bpjs/Index.Php/Post/Read/2018/763/BPJS-Kesehatan-Strengthens-Synergy-With-Ministries-In-Data-Management-Participant-PBI-JK (Accessed: 1 January 2022).
Da Costa, A. Et Al. (2018) Mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional Yang Non-Diskriminatif, Perkumpulan Prakarsa. Jakarta: Perkumpulan PRAKARSA.
Djamhari, E. A. Et Al. (2020) Defisit Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ): Mengapa Dan Bagaimana Mengatasinya ?, Cetakan 1. Perkumpulan PRAKARSA. Available At: Https://Repository.Theprakarsa.Org/Media/302060-Defisit-Jaminan-Kesehatan-Nasional-Jkn-M-4c0ac9c6.Pdf.
DJSN And BPJS Kesehatan (2021) Statistik JKN 2015-2019. Edisi Pert, BPJS Kesehatan. Edisi Pert.
Gustaman, R. A. And Bachtiar, K. R. (2018) ‘Analysis Of Health Service Payment Utilization In National Health Insurance (JKN) By Premium-Aid-Recipient (PBI) Insurers’, Unnes Journal Of Public Health, 7(1), Pp. 62–69. Doi: 10.15294/Ujph.V7i1.16966.
Setyowati, Y., Sulistyowati, F. And Muhsin, H. (2021) ‘Pendampingan Ketrampilan Berkomunikasi Bagi Kader Komite Kesejahteraan Perlindungan Anak (Kkpa) Kalurahan Gilangharjo, Bantul’, Martabe, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, Pp. 860–868.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




