Implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) Dalam Mendukung Pemerataan Pendidikan di Kota Palangka Raya

Author


Delpin D(1Mail), Billy Agustino(2),
(1) Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya,
(2) Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 272KB]  Language: en
Available online: 2026-06-04  |  Published : 2026-06-04
Copyright (c) 2026 Delpin D
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 18 times PDF Downloaded: 7 times

Abstract


The Program Indonesia Pintar (PIP) represents a strategic government initiative designed to expand educational accessibility and foster equity for students from economically disadvantaged backgrounds through the Kartu Indonesia Pintar (KIP). At the local level, the Palangka Raya City Education Office plays a crucial role as a facilitator and supervisor of this program. This study aims to analyze the dynamics of PIP's implementation by the Palangka Raya City Education Office, evaluate its effectiveness in promoting educational equity, and identify the driving and hindering factors encountered in the field. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were gathered through literature and documentation studies of scientific journals, government regulations, and official institutional reports. The findings indicate that the distribution of PIP in Palangka Raya City has generated a positive impact by alleviating students' financial burdens and mitigating dropout risks. Nevertheless, the program's efficiency at the local level remains constrained by classic issues such as data inaccuracies in student proposals (inclusion-exclusion errors), banking bureaucracies, delayed disbursements, and a lack of socialization to suburban areas. Continuous refinement of Dapodik data systems, stringent supervision by the Education Office, and enhanced multi-stakeholder coordination are imperative to ensure the optimal acceleration of educational equity in Palangka Raya City.

Keywords


Program Indonesia Pintar (PIP), Palangka Raya City Education Office, Educational Equity, Education Access.

References


Agustina, L., & Wardani, A. K. (2021). Efektivitas penyaluran bantuan operasional Program Indonesia Pintar (PIP) dalam menekan angka putus sekolah. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 25(2), 112126.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. (2024). Laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Pemerintah Kota Palangka Raya.

Fitriani, S., & Nugroho, B. (2022). Peran dinas pendidikan dalam pengawasan jaring pengaman sosial bidang pendidikan di tingkat daerah. Jurnal Administrasi Publik Daerah, 14(1), 3548.

Hidayat, R. (2020). Akurasi data Dapodik dalam penentuan sasaran penerima bantuan sosial pendidikan: Masalah inclusion dan exclusion error. Jurnal Tata Kelola Pendidikan, 8(3), 201215.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia & Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. (2025). Petunjuk teknis pelaksanaan dan pengawasan Program Indonesia Pintar (PIP) daerah. Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Lestari, P., & Supriadi, D. (2023). Analisis implementasi kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) menggunakan teori George C. Edwards III. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(2), 89104.

Murni, S. (2022). Strategi dinas pendidikan dalam pemerataan akses pendidikan di wilayah urban fringe (pinggiran kota). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, 10(4), 145158.

Nugraha, A. P., et al. (2023). Hambatan birokrasi perbankan dan administrasi sekolah dalam pencairan dana bantuan siswa prasejahtera. Jurnal Manajemen Pendidikan, 17(2), 7688.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar.

Prasetyo, E. (2021). Dampak sosiologis bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhadap motivasi belajar siswa dari keluarga miskin. Jurnal Sosio-Humaniora, 9(1), 1225.

Putra, R. A., & Sari, M. M. (2024). Disparitas akses pendidikan dan tantangan pemerataan mutu sekolah dasar di Kalimantan Tengah. Jurnal Penelitian Pendidikan Kebudayaan, 19(2), 130144.

Putri, M., et al. (2022). Pendidikan sebagai upaya memutus rantai kemiskinan masyarakat. Jurnal Sosial Humaniora, 7(2), 8897.

Rifai, A., & Afriansyah, H. (2019). Proses pengambilan keputusan. ResearchGate, 112.

Rosita, H. (2023). Evaluasi Program Indonesia Pintar dalam upaya pemerataan pendidikan. Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Science, 4(1), 5266.

Saputra, H., et al. (2022). Evaluasi efektivitas Program Indonesia Pintar dalam meningkatkan angka partisipasi murni (APM). Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 13(1), 5771.

Sukarma, I. K., Karyasa, T. B., Hasim, H., et al. (2022). Peran bantuan pendidikan dalam meningkatkan akses pendidikan masyarakat kurang mampu. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 5(2), 4556.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Zaidah, A., et al. (2021). Pengaruh pendidikan terhadap motivasi generasi muda dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 2029.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.