The Regeneration Crisis and Degradation of Traditional Garut Dodol Packaging: A Threat to Sundanese Culinary Cultural Identity

Author


Sema Wulandari(1Mail), Rani Windi Ayu S(2), Sakila Nanda Sifa(3), Tia Devani Vanessa(4), Itto Turyadi(5),
(1) Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Al-Ghifari,
(2) Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Al-Ghifari,
(3) Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Al-Ghifari,
(4) Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Al-Ghifari,
(5) Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Al-Ghifari,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 247KB]  Language: en
Available online: 2026-05-14  |  Published : 2026-05-14
Copyright (c) 2026 Sema Wulandari, Rani Windi Ayu S
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 29 times PDF Downloaded: 17 times

Abstract


Dodol Garut is a traditional culinary product of Garut Regency, West Java, which has held historical, economic, and cultural significance since 1926. Its natural-material packaging is a key element shaping the product's cultural identity. However, amid modernization and globalization, two interrelated phenomena have emerged: (1) a regeneration crisis among artisans threatening traditional knowledge continuity, and (2) a packaging degradation from natural to synthetic materials, eroding local wisdom values. This study employs a literature review method with a qualitative-descriptive approach and critical analysis of scholarly sources. The findings indicate that the packaging shift is not merely aesthetic, but reflects weakening intergenerational knowledge transmission and erosion of Sundanese visual cultural identity. Locally-based packaging innovation such as integration of Garutan batik motifs and MSME mentoring has proven to enhance competitiveness while preserving cultural identity. Comprehensive preservation strategies are needed, including local-wisdom-based education, UMKM designer collaboration, eco-friendly packaging evaluation, and government policies supporting traditional product authenticity.

Keywords


regeneration crisis, traditional packaging, Dodol Garut, cultural identity, Sundanese culinary

References


Arifudin, O., et al. (2020). Inovasi kemasan dan perluasan pemasaran dodol nanas di Subang Jawa Barat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 408417. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i3.4469

AyoBandung.id. (2025, 30 Juli). Jejak sejarah dodol Garut, warisan kuliner tradisional sejak zaman kolonial. Diakses dari https://www.ayobandung.id/ayo-jelajah/01687/30072025/jejak-sejarah-dodol-garut-warisan-kuliner-tradisional-sejak-zaman-kolonial

Besaung: Jurnal Seni, Desain dan Budaya. (2021). Dokumentasi dan pemetaan kemasan oleh-oleh makanan khas Bandung tahun 19302020. Universitas Indo Global Mandiri. Diakses dari https://ejournal.uigm.ac.id/index.php/Besaung

Equilibrium: Jurnal Pendidikan, Vol. 14 No. 1. (2026). Habitus dan krisis transmisi pengetahuan tradisional: Analisis sosiologis regenerasi pengrajin Songkok Recca di Kecamatan Awampone. Universitas Muhammadiyah Makassar. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/20050

Indriana, N., Nisa, I. F., & Dyana, B. (2024). Hilirisasi olahan Garut sebagai upaya mewujudkan regenerasi dan creativepreneurship pada UMKM Enderese di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Jurnal SOLMA, 13(3), 25832596. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/solma/article/view/16740

Infogarut.id. (2023). Sejarah dan transformasi Dodol Garut: Dari tradisi lokal ke pasar internasional. Diakses dari https://infogarut.id/sejarah-dan-transformasi-dodol-garut-dari-tradisi-lokal-ke-pasar-internasional

Julianti, S. (2018). The art of packaging (Edisi ke-2). PT Gramedia Pustaka Utama.

Junivia, & Marwan, R. H. (2024). Redesign logo brand dan kemasan Dodol Garut Picnic makanan khas Garut. Pubmedia Jurnal Desain Komunikasi Visual, 1(1), 114. https://doi.org/10.47134/dkv.v1i1.2167

Jurnal Dewantara. (2024). Hilangnya budaya lokal di era modern dan upaya pelestariannya dalam perspektif Pancasila. https://jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Dewantara

Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU). (2025). Analisis peluang bisnis kuliner dalam mendorong daya saing UMKM di Garut. Kampus Akademik Publishing. Diakses dari https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu

Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, Vol. 2 No. 1. (2024). Upaya pelestarian dan pengembangan kue tradisional Betawi. Pubmedia. https://journal.pubmedia.id/index.php/pjpp/article/download/3307/3245/6708

Klimchuk, M. R., & Krasovec, S. A. (2013). Packaging design: Successful product branding from concept to shelf. John Wiley & Sons.

Koran Gala. (2023, 29 Januari). Dodol Garut, yang bertahan dan menyerah. Diakses dari https://www.koran-gala.id/news/pr-5877149722/dodol-garut-yang-bertahan-dan-menyerah

Kusumawati, D. N. I., Kusumah, W. I., & Bahriyyah, H. A. (2024). Perancangan kemasan sebagai identitas dan promosi pada UMKM kue jajanan tradisional khas Kemayoran Jakarta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 20192031. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/12699

Maflahah, I. (2012). Desain kemasan makanan tradisional Madura dalam rangka pengembangan IKM. Agrointek, 6(2), 118122.

Merdeka.com. (2022, 28 Desember). Eksis sejak 1926, begini evolusi Dodol Garut dari kudapan lokal jadi oleh-oleh khas. Diakses dari https://www.merdeka.com/jabar/eksis-sejak-1926-begini-evolusi-dodol-garut

Midang: Jurnal Fakultas Ilmu Budaya, Vol. 3 No. 2. (2025). Pelatihan penamaan usaha kuliner berbasis budaya Sunda bagi ibu-ibu UMKM di Desa Cikajang, Garut. Universitas Padjadjaran. Diakses dari https://jurnal.fib.unpad.ac.id/index.php/midang

Mozaik Humaniora, Vol. 21 No. 2. (2021). Peran kuliner tradisional dalam mendukung pemajuan kebudayaan. Universitas Airlangga. https://e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/download/29444/pdf

Pabrik Dodol Garut. (2025). Dodol Garut kekinian dengan kemasan lucu dan menarik. Diakses dari https://pabrikdodolgarut.com/dodol-garut-kekinian-dengan-kemasan-lucu-dan-menarik/

Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. (2025). Pelestarian makanan tradisional Indonesia di era globalisasi. Universitas Pasundan. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas

Pikiran Rakyat Garut. (2024, Februari). Kisah merek Dodol Garut dari Herlinah ke Picnic, sebuah bisnis turun-temurun yang melegenda. Diakses dari https://garut.pikiran-rakyat.com/garut/pr-527670956

Radar Garut. (2026, 9 April). Rahasia Dodol Garut bertahan dari tradisi hingga era digital. Diakses dari https://radargarut.id/2026/04/09/rahasia-dodol-garut-bertahan-dari-tradisi-hingga-era-digital/

Rahma, A. A., Azmi, F. N., Mandira, M. T., Argani, P. F., et al. (2025). Evaluasi kemasan kertas dalam pengemasan dodol: Tinjauan dari aspek fungsional, estetika, dan lingkungan. Karimah Tauhid, 4(5). https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i5.19139

ResearchGate. (2021). Uji kelayakan desain kemasan produk makanan oleh-oleh UMKM Jawa Barat menggunakan Chi-Square. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/355804792

ResearchGate/SIMASE. (2023). Artikel jurnal mengenai Dodol Garut makanan tradisional khas Garut (Proceedings SIMASE 2021). DOI: https://doi.org/10.1063/5.0113152. Diakses dari https://www.academia.edu/102813275

SERENADE: Seminar on Research and Innovation of Art and Design. (2023). Identitas lokal Samarinda dalam kemasan makanan tradisional sebagai identitas daerah. Universitas Kristen Duta Wacana. https://serenade.ukdw.ac.id/index.php/serenade/article/view/89

Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, Vol. 9 No. 6. (2025). Pergeseran kuliner tradisional menuju makanan cepat saji di kalangan mahasiswa. Diakses dari https://cibangsa.com/index.php/triwikrama


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.