Gender-Based Violence on Campus: Patriarchal Power Relations and Masculinity in the Context of Relationship Rejection

Author


Farita Kaila(1Mail), Nadira Khalisa(2), Ika Arinia Indriyany(3),
(1) Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,
(2) Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,
(3) Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 384KB]  Language: en
Available online: 2026-03-15  |  Published : 2026-03-15
Copyright (c) 2026 Farita Kaila, Nadira Khalisa, Ika Arinia Indriyany
Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 24 times PDF Downloaded: 10 times

Abstract


Gender-based violence occurring within university environments indicates that campus spaces have not yet fully become safe places for women. This study analyzes a case of violence experienced by a female student at Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau in 2026 using the perspectives of power relations and hegemonic masculinity. The research employs a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through the examination of media reports, academic literature, and reports from official institutions, including Komnas Perempuan (the National Commission on Violence Against Women). The findings show that violence against women cannot be understood merely as an individual criminal act. This phenomenon is also related to patriarchal social structures that place women in more vulnerable positions within society. In addition, discussions that develop on social media often demonstrate a tendency toward victim blaming. Gender-based violence in university environments therefore needs to be understood as a structural issue related to gender power relations and the construction of masculinity in society.

Keywords


gender-based violence, hegemonic masculinity, power relations, patriarchy, campus.

References


Adhilla, N., & Tutrianto, R. (2025). Manifestasi Budaya Patriarki yang Menimbulkan Korban p ada Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. 643654.

Adkiras, F., Zubarita, F. R., & Maharani Fauzi, Z. T. (2021). Konstruksi Pengaturan Kekerasan Berbasis Gender Online Di Indonesia. Jurnal Lex Renaissance, 6(4), 781798. https://doi.org/10.20885/jlr.vol6.iss4.art10

Arianto, B. (2021). Media Sosial sebagai Ruang Baru Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia. 3(2), 105117. https://doi.org/10.33474/jisop.v3i2.13201

Arsyad, J. H., & Narulita, S. (2022). Perlindungan hukum korban kekerasan berbasis gender online (KBGO) dalam hukum positif Indonesia. Jurnal Cakrawala Informasi, 2(2), 26-41.

Bahardur, I. (2023). Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender dalam Novel Orang-Orang Blanti Karya Wisran Hadi. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 9(1), 1-8.

Damanik, F. H. S., & Sukmana, O. (2025). Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kekerasan Berbasis Gender Melalui Penyuluhan. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 379-387.

Hafani, M. H., & Buldani, M. N. (2025). Patriarki Dan Kekuasaan: Bagaimana Laki-Laki Mengendalikan Kehidupan Dalam Keluarga. ASA, 7(1), 1-12.

Handayani, W. (2025). Framing Kesetaraan Gender Kebijakan Pengarusutamaan Gender dalam Konteks Interaksi Interpersonal Konfliktual Pasangan. 14(1), 4253.

Hayati, N. (2021). Sosil Dan Kekerasan Berbasis Gender. IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies, 1(1), 120.

Herdania, K., Faridah, N. E., Septiawan, H. F., Gistha, R., & Septiantoko, R. (2025). Paradigma Budaya Patriraki di Indonesia dalam Perspektif Sosial Budaya terhadap Laju Pertumbuhan Penduduk. 8(1), 110.

Hetharia, B. T. (2025). Patriarki dalam Prisma Kejahatan : Kajian Kriminologi Feminis Terhadap Ketimpangan Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Patriarchy in the Prism of Crime : A Feminist Criminological Study of Gender Inequality and Violence Against Women. 5(1), 11921200.

Iqbal, M. F., & Harianto, S. (2022). Prasangka, ketidaksetaraan, dan diskriminasi gender dalam kehidupan mahasiswa Kota Surabaya: Tinjauan pemikiran konflik Karl Marx. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 8(2), 187-199.

Kerja, D. I. D. (2025). Warisan patriarki: hambatan struktural bagi perempuan di dunia kerja 1,2,3. 4(2), 171179. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.501 1

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2023, Oktober 13). Pengantar memahami UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. https://komnasperempuan.go.id/

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2026, Februari 2). Komnas Perempuan tegaskan penganiayaan S di Pasaman sebagai cerminan kekerasan struktural dalam konflik SDA. Diakses 28 Februari 2026, dari https://komnasperempuan.go.id/kabar-perempuan-detail/komnas-perempuan-tegaskan-penganiayaan-s-di-pasaman-sebagai-cerminan-kekerasan-struktural-dalam-konflik-sda

Kompas TV. (2026, Februari 27). Terbaru! Polda Riau ungkap kronologi-motif penganiayaan mahasiswi UIN Suska Riau: Masalah asmara? Diakses 28 Februari 2026, dari https://share.google/dJGjMstk0NGB50qOb

Kurniawati, A., & Fitri, M. R. (2025). Hegemoni Maskulinitas dalam Serial Drama Kriminal Sons of Anarchy Musim 1, 2, dan 4. Basis Invensi Analitik Mahasiswa Sosiologi (BIMALA), 2(1), 87-103.

Kusnandar, J. H. (2023). Stigma Maskulinitas Di Tengah Budaya Patriarki Analisis Teori Solidaritas Sosial Emile Durkheim. LENTERA: Journal of Gender and Children Studies, 3(1), 26-51.

Larasati, A. K. S., Putri, M. A., & Asmarani, P. (2025). Antara kampus dan kekerasan: Mengungkap pola sistematik dalam kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi di Pulau Jawa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(7), 210225.

Laxmi, L., Jaya, S. A., Herik, E., & Rinja, R. (2023). Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Masa Pacaran Bagi Mahasiswa Kost Yang Tinggal Di Lingkungan Kelurahan Lalolara Kendari. Indonesian Journal of Community Dedication, 1(3), 232-238.

Maghfiro, R. A., Fransiscus, D., Sri, X., & Si, M. (2025). PATRIARKI. 4(1), 121130.

Maula, M., Pupita, D. A., Aldianto, A. I., & Abrian, R. A. (2025). Suara Tanpa Label : Melawan Kekerasan Verbal Berbasis Gender. 831847.

Mustika, S., Corliana, T., Tiara, A., & Amir, Y. (2023). Penguatan Pemahaman Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) Bagi Guru-Guru SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Selatan. Warta LPM, 68-74.

Musyaffa, R. A., & Effendi, S. (2022). Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Interaksi Di. Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Interaksi Di, 19(2), 8593. https://komunikologi.esaunggul.ac.id/index.php/KM/article/view/507/253

Padilah, A. H., Rudiyanto, Y., & Tanjungpura, U. (2025). MENEMBUS BATAS PATRIARKI : 4(1).

Palulungan, L., Ramli, M. T., & Ghufran, M. (2020). Perempuan, masyarakat patriarki & kesetaraan gender. In BaKTI: bursa pengetahuan kawasan timur Indonesia.

Patriarki, D. A. N. B., Anto, R. P., Pd, S., & Si, M. (n.d.). Tahta Media Group.

Perundang-undangan, P. D. P. (1945). LEGAL REGULATIONS ). 2(1), 2738.

Poltak, H., & Widjaja, R. R. (2024). Pendekatan Metode Studi Kasus dalam Riset Kualitatif. 14. https://doi.org/10.59810/localengineering

Prabawaningrum, W. A., Administrasi, M., Fakultas, P., Sosial, I., Ilmu, D., Kertati, I., Administrasi, M., Fakultas, P., Sosial, I., & Ilmu, D. (2023). Reformasi Birokrasi Perspektif Gender Wulan Aji Prabawaningrum Indra Kertati Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik , Universitas 17 Agustus Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Road Map pelayanan publik yang prima . Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 dilakukan yaitu , aspek hard element ( elemen keras ) merupakan bagian dari kerangka logis Reformasi peraturan perundang-undangan . Pelayanan publik bagi setiap warga negara dan penduduk. 20(2), 188217.

Prabowo, S. C., Pasha, N. A., Novyanti, D. I., Niha, G. H., Lestari, F. N., & Nugraha, D. M. (2025). Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Kalangan Mahasiswa. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(3), 337-340.

Pradana, E. P. (2025, Desember 17). UU TPKS: Kendala regulasi pelaksana, kapasitas penegakan, dan perlindungan korban. Diakses 27 Februari 2026 dari Rechtsvinding. https://rechtsvinding.bphn.go.id

Rahmayani, E. S. (2026). Kekerasan berbasis gender sebagai persoalan struktural dalam masyarakat Indonesia. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi, 5(1), 3347.

Ramadhanti, G. A., & Mardiansyah, I. (2025). Membangun Kesadaran Digital Dalam Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online Pada Remaja. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2).

Rani, C., Destiana, N., & Angelie, D. (2025). Kekerasan berbasis gender online (KBGO) dalam konteks misogini dan seksisme pada media sosial X (Twitter). Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 41-61.

Rezalia, N., Fatmariza, F., Isnarmi, I., & Irwan, I. (2025). Dampak kekerasan dalam pacaran terhadap perempuan (Studi pada mahasiswi Universitas Negeri Padang). Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 8(5).

Rizky, W., Mashito, S., & Yutanti, W. (2021). Kesetaraan Gender dalam Konstruksi Media Sosial. 3(1), 4455.

R.W. Connell. Masculinities. University of California Press, 1995/2005

Safitri, S., & Wijayanti, A. T. (2024). Pendidikan Karakter sebagai Solusi untuk Mencegah Kekerasan Berbasis Gender di Lingkungan Pendidikan : Studi Literatur. 8(6), 20492058. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6483

Salma, N. A., & Hapsari, R. D. (2023). Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Kenya oleh UN Women pada Tahun 2020-2022. Jurnal Hubungan Internasional, 16(2).

Saputra, D. A. (2025). Hegemoni Patriarki Laki-laki dalam Iklan Energen edisi 30 % Lebih Banyak. 6(3).

Shopiani, B. S., Wilodati, W., & Supriadi, U. (2021). Fenonema victim blaming pada mahasiswa terhadap korban pelecehan seksual. Sosietas, 11(1), 13-26.

Sipangkar, R. R., Sutimin, L. A., & Purwanta, H. ANALISIS MASKULINITAS DALAM NARASI SEJARAH INDONESIA MASA PERGERAKAN NASIONAL PADA BUKU TEKS SEJARAH KELAS XI SMA KTSP DAN K-13. Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 22(1), 24-45.

Siregar, D. S. (2024). Fenomena Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan. 7(193), 4058. https://doi.org/10.33474/yur.v7i1.19593

Sosial, J. I. (2023). AL-BAHST. 1(1), 2332.

Stella Hita Arawinda. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia. Jurnal Yustika: Media Hukum Dan Keadilan, 24(02), 7690. https://doi.org/10.24123/yustika.v24i02.4599

Tahun, V. N., Komunikasi, P. I., Sosial, J. I., & Ilmu, F. (2021). REPRESENTASI IDEOLOGI PATRIARKI DI AKUN INSTAGRAM @ KARTUNISASI . INDONESIA Commercium , Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 , 95-105. 3, 95105.

TBNews Polri. (2026, Februari 26). Polisi tangani kasus kekerasan di kampus UIN Suska. Diakses 27 Februari 2026 dari https://share.google/NEofyTWqp5worYCnA

Wahidah, A. (2024). Media baru bagi eksistensi kekerasan gender pada mahasiswa. Jurnal Sosiologi Global, 9(1), 6579.

Wahyuni, S. (2022). Korban Dan / Atau Pelaku : Atribusi Victim Blaming pada Korban Kekerasan Seksual Berbasis Gender di Lingkungan Kampus. 2(1), 117.

Walby, S. 1990. Theorizing Patriarchy. Diterjemahkan oleh Mustika K. Prasela. 2010. Yogyakarta: Jalasutra.

Yusuf, F. (2023). Maskulinitas hegemonik dalam novel Natisha persembahan terakhir karya Khrisna Pabichara. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(3), 351-356.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.